01.22.08
INALILLAHI WA INAILAHHI RA’JIUNN
Turut berduka cita atas berpulangnya NY. Kastian istri dari figur teladan bangsa ini Hidayat Nurwahid, semoga almarhumah dimudahkan jalannya dan diberikan keselamatan dalam penantiannya…
01.16.08
Aku tahu seperti apa Tuhan…
Aku tahu seperti apa Tuhan,
Bukan seperti manusia atau jadi - jadian,
Apalagi binatang dan tumbuhan,
Ataupun isi langit dan bintang yang bertaburan,
Aku tahu seperti apa Tuhan,
Bukan dalam wujud keseharian,
Apalagi memiliki rasa dan bentuk keduniawian,
Ataupun sosok seorang guru yang welas asih lagi rupawan,
Aku tahu seperti apa Tuhan,
Bukan dengan mata tapi dalam hati dan renungan,
Sebab DIA telah membuktikan,
Dengan hidup dan mati yang DIA tentukan,
Aku tahu seperti apa Tuhan,
Bukan dengan rasa dan nafsu pembenaran,
Sebab DIA telah memfitrahkan,
Dengan kebebasan memilih jalan dan tindakan,
Aku tahu seperti apa Tuhan,
Bukan bentuk fisik yang tergantung hukum alam dan aturan,
Sebab atas kehendak-NYA-lah semua berjalan,
Dengan janji akan hari pembalasan,
Aku tahu seperti apa Tuhan,
Sebab mati bukanlah akhir perjalanan.
01.06.08
‘met ultah Dindaku tersayang…
Hari ini…
empat tahun t’lah engkau lampaui,
tumbuh dan berkembang bak dewi surgawi,
kau bawa serta mentari pagi,
yang lembut bersinar menyirami hati,
serta teduh temaram menerangi hari.
Hari ini…
empat tahun t’lah engkau lewati,
tahun - tahun lain sudah siap menanti,
menunggu canda dan derai tawamu mentari,
mengejar mimpi dan cita-citamu yang tinggi,
serta kelak menjadi anak yang sholeh dan berbakti.
s’moga ALLAH meridhai…
06 Januari 2008
11.07.07
Spesifikasi Centrino dan Klasifikasi Centrino Platforms
Pasar NoteBook di Indonesia semakin hangat semenjak semakin rendahnya harga notebook yang di lepas di pasaran hingga perbandingan harga antara desktop dengan notebook kian menipis. Sayangnya pasar notebook yang makin bergairah diiringi juga dengan kenakalan beberapa vendor dalam memasarkan produk mereka khususnya notebook yang menggunakan processor dari Intel, ada saja vendor yang melabeli produk notebook mereka dengan platform Centrino terbaru (* bahkan dengan menempelkan logo Centrino terbaru *) tetapi masih menggunakan chipset untuk centrino lama atau bahkan dengan teknologi wireless lawas yang mestinya digunakan untuk platform centrino dua generasi sebelumnya, ada juga vendor yang melabeli produk mereka sebagai Centrino Platform padahal menggunakan processor Dual Core series bukan Core Duo series meski sepintas sama.
Diakui atau tidak pihak Intel sendiri juga ikut berperan dalam menambah kebingungan konsumen dengan penggunaan logo Centrino yang hampir sama serta penggunaan istilah “Centrino Duo” pada Platform Centrino yang berbeda, sehingga bagi konsumen awam seringkali membeli suatu produk hanya mengandalkan jargon “Centrino Duo” atau logo Centrino yang melekat pada notebook yang akan dibeli. Berikut saya coba menjabarkan spesifikasi Centrino Platform dan klasifikasi Centrino Platform.
10.25.07
Pengamen dengan daftar tarif
Pagi ini ada yang unik kudapati dari perjalan menuju tempat kerja, ditengah selimut mendung dan serangan butiran kecil air hujan selintas kulihat seorang lelaki berjalan lunglai. Didepan dadanya tergantung pigura seukuran bingkai foto besar yang dikalungkan di lehernya sementara di bahu kiri tergantung tas kumal sepertinya perlengkapan kerjanya. Nah yang unik adalah tulisan pada pigura yang tergantung di dadanya, pada baris pertamanya berbunyi “PENGOBATAN ALTERNATIP” dimana kata “alternatif”-nya menggunakan konsonan “P” sementara baris berikutnya menerangkan jenis - jenis penyakit yang ditawarkan bisa diobati.
10.22.07
Net Streaming yang sangat berguna…
Pagi ini sedang suntuk - suntuknya (* biasa klo hari senin *) aku di kagetkan oleh dering di saku bajuku, ternyata dari ibunya anak - anak, “wah, koq baru sampe tol jagorawi ?!!!…” ucapku gusar, gimana gak gusar mo ke bandara ngejar pesawat take off 11.30 berangkat dari bekasi wilayah bogor jam 09 lebih, padahal boarding kan mesti sejam sebelumnya, bener - bener bikin mumet. Doi ternyata minta saran setelah masuk tol dalam kota mending ambil mana tol priuk atau tol grogol, biasanya kujawab “priuk” langsung tetapi mengingat ada ruas tol yang habis terbakar dan masih dalam perbaikan akhirnya kuputuskan googling dolo siapa tahu ada live streaming lalulintas yang bisa dijadikan acuan ambil keputusan mumpung doi masih macet antri bayar tol dalam kota.
09.28.07
Polisi “coklat” tanpa senjata vs Polisi “biru” bersenjata
Ada warna lain seiring maraknya pembangunan koridor baru Bus Way yakni makin banyak saja jumlah penampakan “polisi biru” yang bertugas di jalan raya, meski kelahirannya dulu hanya “sekedar” untuk mengatur terminal - terminal buskota, kini selain ada yang menunggangi motor besar layaknya polisi patwal, bahkan beberapa ada yang bertindak seperti polisi lalu lintas dengan menilang pengguna jalan khususnya angkutan umum, truk dan mobil bak terbuka.
09.27.07
Buruk keluar, buruk datang meski baik jadi angan…
Di bulan puasa ini ternyata mudah sekali berbuat dosa, hanya karena terusik dengan postingan Q-SRUH jadilah saya berburuk sangka dengan saudara seiman, barangkali karena prasangka saya yang kurang baik sehingga menuai hasil yang tidak baik pula walau saya telah berusaha menyampaikan dengan baik. Meski begitu saya tetap percaya bahwa niat baik akan lebih mengena jika disampaikan secara baik pula.
Sebagai rasa penyesalan akan kesalahan saya dan juga mungkin bisa berfaedah buat yang lain, saya tuangkan disini komen yang saya ambil dari sini.
09.25.07
“BUS WAY” Solusi atau Masalah ?
Beberapa hari belakangan ini pengguna jalan sisi luar tol dalam kota khususnya sekitar pancoran, semanggi, slipi & tomang kian macet dan tidak beraturan, selain keberadaan rambu jalur kiri sepada motor (* yang sering kali jadi mengganggu dan malah sering ditabrak baik oleh motor maupun mobil *), kini ditambah lagi dengan penyempitan jalan karena satu jalur paling kanan ditinggikan untuk keperluan “BUS WAY KORIDOR IX“. Untuk “rombongan pagi” menuju arah grogol, terparah di sekitar ruas jalan palmerah - slipi sampai mall taman anggrek, kemacetan sudah dirasakan mulai dari depan MPR sampai jembatan tomang dimana jarak tempuh yang biasanya hanya sekitar 15 menit kini bisa lebih dari 45 menit (* dengan roda dua *). Demikian juga sebaliknya untuk “rombongan sore” kemacetan yang kian parah sudah terasa semenjak perempatan slipi jaya sampai semanggi berlanjut hingga selepas pancoran. dihari - hari sebelumnya yang biasanya hanya sekedar “macet” kini semenjak kehadiran jalur Bus Way koridor IX menjadi macet parah sampai parah sekali.
09.13.07
Selamat Jalan Ande…
Buat kami orang minang tentu paham sekali pepatah lama yang mengatakan “untung tak dapat di raih, malang tak dapat ditolak”, dulu buat saya pribadi pepatah ini sering saya anggap pepatah orang lemah, bagaimana tidak ?, dari dua mata kata yang saling mengkait, dua - duanya menyiratkan kelemahan, ketidakberdayaan dan keputus-asaan. Tetapi hari ini saya sadari bahwa makna pepatah itu ternyata luas, dan salah satunya hari ini saya amini.
“Bengkulu gempa” selintas terdengar berita di tv sepulang kerja, dalam hati saya berkata “ahh… sudah biasa…” tanpa terbersit rasa apapun, aktifitaspun berjalan seperti biasa, namun ketika tengah malam sekitar 23.30 telpon rumah berbunyi, baru terasa ada sesuatu yang terjadi, dan benar saja dering telpon rumah tadi membawa khabar duka, Ande telah berpulang bersamaan dengan gempa yang tadi dibengkulu datang, yang meluluh lantakan rumah kediamannya, beserta penghuni - penghuninya.
Namun barangkali masih ada “untung” yang masih bisa diraih, meski terkesan ironi, “untung” masih ada yang selamat, sebab buah hati Ande tersayang masih bisa diselamatkan, meski saat ini masih mengerang di rumah sakit setempat. Dan masih ada “untung” yang lain, sebab gempa yang kembali datang kali ini menimpa tanah leluhur bumi Minang, inilah ironi kedua, sebab dikala saudara sekampung berduka, saya masih dapatkan “untung” berikutnya. Sebab adik tercinta yang menimba ilmu disana, Alhamdulillah selamat adanya, begitujuga kerabat lainnya.
Hari ini puasa pertama, dan hari ini pula puasa pertama yang tak dapat diraih Ande, selamat jalan Ande, semoga ALLAH mudahkan jalanmu, semoga ALLAH hapuskan khilaf - khilaf yang pernah Ande lakukan dan semoga ALLAH berikan yang terbaik yang telah ALLAH janjikan.
Ande ma’afkan ponakanmu ini yang tak sempat bertukar kata, ma’afkan pula khilaf - khilaf ponakanmu ini baik yang disengaja maupun tersengaja, semoga engkau berjalan tenang menghampiriNYA…
Selamat jalan Ande tercinta…
09.12.07
Besok puasa nehhh…
Setulus apapun niatnya,
Sebaik apapun penyampaianya,
Jika yang muncul adalah murka,
Dan ada hati yang terluka,
Mohon ma’af yaaaaa,
Besok mo puasa…
Minggu pagi yang mendebarkan…
“Bentar lagi puasa koq malah family gathering ???…” itulah komentar awal waktu pertamakali ibunya anak - anak kasih tahu tentang acara tahunan kantornya, gimana gak kaget, lha wong pasar semakin rame sama penjual kembang koq malah mau fam-gath, bukan apa - apa menjelang puasa gini yang rame acaranya khan numpuk sembako sama latihan men-jama’ makan siang hi… hi…, apa ada seh yang malah planing-in rekreasi ?…
Tapi dari pada dibilang gak toleran ya sudah manut saja, apalagi di iming - imingi serunya rafting ala arus liar plus keindahan cottage tradisional, jadilah kita putuskan berangkat. Saat hari “H” nya meski molor satu jam lebih dari rencana awal keberangkatan (* dan bokin gw yang bikin molor alias telat sendirian hi… hi… *) jadilah kami berangkat dengan penuh ceria… 1 jam perjalan pertama, sedikit ceria banyak ngedumel coz macet… 2 jam berikutnya, lelah, ngantuk plus BT jam - jam berikutnya… baru setelah 5 jam lebih perjalanan plus 1 jam diantaranya dengan kondisi jalan penuh tikungan curam yang meliuk - liuk mendebarkan sampailah kami ditempat tujuan.
08.29.07
Setelah 80 km…
Senja mulai temaram, ketika penat belum lagi bersimpuh kulihat lampu jalan mulai bersuluh, indah disini… kataku kemarin, juga kemarin yang lalu dan kemarin - kemarin yang lain, indah disini kataku… berselubung debu bermandikan peluh, sementara senja kian menjauh…
Tak perlu urat bersilat pada lidah, indahku bertahtakan penat menghela kuda besiku yang setia, indah disini kataku kemarin dan hari ini, sungguh… ALLAH maha pencipta, diantara mega yang kian menguning bersemayam pada awan, kutemukan indahku, sepi disini kataku dalam hati…
Sepi disini… bukan kesepian hampa tak bertepi, sepi disini… sebab aku berkenang dengan indahku seorang diri, luna yang masih malu - malu beriring denganku, merona merah mega juga setia menguntitku, sepi disini kataku dalam keindahan, akankah ALLAH selalu memperkaya hatiku ?…
Penghujung Agustus, 2007
Berakhirnya kejayaan “Tol Riders”
Berakhir sudah kisah bikers jalan tol, 28 Agustus kemarin resmi sudah penggunaan jalan tol JORR yang menghubungkan tol cikampek dengan tol jagorawi, yang artinya gak bakalan boleh lagi para bikers melewatinya hi… hi…, padahal selama ini tol tersebut jadi alternatif para “rompag robek” pelintas kali malang yang paling digemari, coz selain lebih mulus jalannya, juga bisa bejek gas sesukanya he… he…
08.24.07
Naifnya kemerdekaan memilih gas dan minyak tanah
Belum hilang sisa - sisa kemeriahan memperingati hari kemerdekaan, bendera masih terpasang pada tiangnya, umbul - umbul masih berkibar dengan meriah, beberapa bingkisan hadiah belum lagi sempat dibuka. Sepertinya ritual setahun sekali tersebut tetap memiliki daya pikat yang menggoda meski tak terasa sudah 62 tahun terlewati dari saat pertamakali dikumandangkan.
Kemerdekaan, penggalan kata yang tetap indah meski berulangkali didengar, tetap membuat dada berkembang meski tengah meratap, tetap membuat tegar meski ditengah lapar, tetap memiliki nuansa kebangsaan meski kian kehilangan makna dalam hidup keseharian. Kemerdekaan mengalir dari gedung - gedung pemerintah yang megah, rumah - rumah elit yang mewah hingga kumpulan bilik sempit dilorong - lorong pinggiran kali yang juga dianggap rumah. Kemerdekaan barangkali baru berupa keindahan perasaan kebanggan akan romantisme perjuangan.








