Siapakah yang Disalib?

Assalamualaikum….

Siapakah sebenarnya yang disalib, Nabi Isa atau muridnya. Mohon penjelasannya.Terima Kasih.

Wasssalamualaikum

Jawaban :

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kitab Al-Quran telah dengan tegas menyebutkan bahwa mereka tidak pernah membunuh nabi Isa, bahkan tidak pernah menyalibnya. Yang mereka bunuh atau mereka salib itu adalah orang yang lain yang diserupakan dengan wajah nabi Isa ‘alaihissalam.

Dan sebagai umat Qurani, kita seharusnya tersinggung dengan sikap yang dilakukan oleh saudara kita yang nasrani. Karena mereka telah melakukan kebohongan yang teramat fatal, dengan mengatakan bahwa mereka telah membunuh atau menyalibnya.

Apalagi sampai ada cerita Nabi Isa berjalan di jalan dengan kawat berduri, memanggul kayu salib, ditambahi dengan cerita penebusan dosa. Tentu saja semua cerita itu jelas bertentangan dengan kebenaran hakiki, baik menurut para ahli sejarah apalagi menurut Quran. Didalam Al-Quran, jelas-jelas disebutkan bahwa nabi Isa tidak pernah disalib oleh siapa pun, dan juga beliau tidak pernah dibunuh.

dan karena ucapan mereka, “Sesungguhnya kami telah membunuh Al-Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi orang yang diserupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. (QS. An-Nisa’: 157)

Ayat ini mengisyaratkan dengan tanpa ditutupi, bahwa semua itu hanya merupakan kebohongan, khayalan, imajinasi dan cerita nenek moyang yang tidak jelas asal-usulnya. Setidaknya tidak pernah terdapat jalur riwayat sanad yang shahih yang bisa dijadikan sandaran tentang kisah-kisah itu.

Kalau kita bandingkan dengan ilmu kritik hadits di dalam agama kita, riwayat tentang penyaliban nabi Isa itu ibarat hadits yang dhaif jiddan (lemah banget), para perawinya bergelar akdzabunnas (manusia paling dusta) yang tidak akan pernah lolos dari seleksi al-jarhu watta’dil. Bahkan sanadnya tidak nyambung, alian munqathi’ atau pun juga mursal.

Bahkan menurut para ahli hadits lainnya sudah bisa dikategorikan hadits maudhu’ (palsu). Dan dalam agama Islam, hadits palsu sudah pasti tertolak mentah-mentah, jangankan dipakai, dilirik pun tidak.

Tapi sayangnya, karena saudara kita yang beragama nasrani itu memang tidak punya sistem kritik hadits seperti yang kita punya, makanya cerita-cerita dari berbagai versi habis memporak-porandakan sejarah agama mereka, bahkan sampai ke wilayah yang paling mendasar, yaitu masalah aqidah.

Maka setiap tahun ketika saudara-saudara kita memperingati hari wafat Isa almasih, kita sebagai muslim akan berbangga, karena kita punya ilmu kritik hadits. Sehingga semua kisah, cerita atau periwayatan yang tidak jelas pertanggung-jawabnnya, tidak akan pernah bisa masuk ke dalam ajaran agama Islam.

Dan ilmu kritik hadits ini sudah membuktikan kepiawaiannya selama 14 abad ini untuk menjaga kemurnian agama ini dari beragam cerita hayal yang tidak jelas ujung pangkalnya. Dan tragedi ketidak-jelasan sumber adalah tragedi terbesar yang menimpa dua agama samawi, nasrani dan yahudi.

Namun sebagai muslim, kita tetap wajib menghormati apa yang menjadi keyakinan mereka. Kita dilarang mengganggu apalagi menghalagi apa yang mereka lakukan. Namun yang namanya diskusi, dialog dan studi sejarah bukan berarti harus berhenti.

Setidaknya kita akan bilang bahwa silahkan saja anda membuat beragam versi cerita, tapi saran kami agar agama Anda tidak ditinggalkan oleh pemeluknya, cobalah buat cerita yang punya pertanggung-jawaban ilmiyah. Sebab semakin jujur kita terhadap sejarah, maka akan semakin membuat orang yakin dengan kebenaran agama kita. Sebaliknya, semakin kita tidak punya perhatian terhadap keaslian sejarah, maka orang-orang akan semakin meninggalkan apa yang kita dakwahi.

Lalu Siapa Yang Disalib

Al-Quran tidak secara tegas menyebutkan siapa yang disalib. Yang ditegaskan Al-Quran adalah bahwa yang disalib itu bukan nabi Isa ‘alaihissalam. Al-Quran menegaskan bahwa beliau telah diangkat ke sisi-Nya.

Tetapi Allah telah mengangkat ‘Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS. An-Nisa’: 158)

Maka ada berbagai riwayat tentang siapakah orang yang disalib itu. Sebagian riwayat mengatakan bahwa yang disalib adalah murid nabi Isa yang paling mirip dengan beliau. Murid-murid beliau yang diriwayatkan berjumlah hanya 12 orang ini berebut untuk menjadi martir, mengaku sebagai nabi Isa untuk melindungi guru mereka.

Tapi dalam riwayat yang lain, yang disalib adalah seorang yang bernama Yudas Eskariot, seorang yahudi yang diserupakan oleh Allah SWT menjadi mirip nabi Isa.

Dan ada sekian banyak versi lainnya. Tapi lepas dari mana yang benar, yang pasti yang disalib atau dibunuh itu bukan nabi Isa ‘alaihissalam. Sehingga kepercayaan tentang penebusan dosa yang memang tidak dikenal dalam semua risalah agama samawi, jelas-jelas tidak menemukan relevansinya.

Kepercayaan tentang penebusan dosa itu datang dari kepercayaan kuno bangsa Eropa, ketika agama ini kemudian dibawa ke sana. Atau dimasukkan oleh Paulus yang memang terlalu banyak mengubah agama ini menjadi sebuah agama baru, yang nyaris 100% terlepas dari esensi agama aslinya yang Allah turunkan.

Bahkan seorang Micheal Hart yang bukan muslim sekali pun dengan tegas menyebutkan bahwa Paul (Paulus?) itulah sebenarnya pendiri agama Kristen dewasa ini, dan bukan nabi Isa. Karena esensi paling mendasar dari agama itu di hari ini, sudah tidak ada lagi yang sama dengan yang dibawa oleh nabi Isa.

Dalam bukunya 100: A Ranking of the Most Influental Person in History, Michael Hart menuliskan:

“Pengaruh Paul dalam perkembangan Agama Nasrani dapat diukur dari tiga hal. Pertama, sukses besarnya dalam penyebaran agama. Kedua, tulisan-tulisannya yang menyusun bagian-bagian penting Perjanjian Baru. Ketiga, peranannya dalam hal pengembangan teologi Kristen.

Dari 27 buku Perjanjian Baru, tak kurang 14 dihubungkan dengan jasa Paul. Meskipun ilmuwan modern berpendapat 4 atau 5 buku dari 14 itu ditulis oleh orang lain, namun tak diragukan lagi bahwa Paul-lah orang terpenting secara pribadi menulis Perjanjian Baru.

Pengaruh Paul di bidang teologi Kristen betul-betul tak terperikan besarnya. Ide-idenya termasuk hal-hal sebagai berikut: Isa tidak cuma nabi yang mengesankan tapi juga suci. Isa wafat demi dosa-dosa kita dan penderitaannya dapat membebaskan kita. Manusia tidak bisa melepaskan diri dari dosa-dosa hanya dengan mencoba melaksanakan perintah-perintah yang tertera dalam Injil, tapi hanya bisa dengan jalan menerima Isa sepenuh jiwa.

Sebaliknya, apabila manusia menerima dan percaya Isa, segala dosa-dosanya akan dimaafkan. Paul juga menjelaskan doktrin-doktrinnya mengenai ihwal dosa (lihat Romans 5: 12:19).”

Di dalam halaman lainnya, Micheal Hart menambahkan:

“Paul, lebih dari orang-orang lainnya, bertanggung jawab terhadap peralihan Agama Nasrani dari sekte Yahudi menjadi agama besar dunia. Ide sentralnya tentang kesucian Isa dan pengakuan berdasar kepercayaan semata tetap merupakan dasar pemikiran Kristen sepanjang abad-abad berikutnya.”

Jadi, mari kita bangun dialog dan diskusi yang lebih ilmiyah, bukan sekedar iman secara buta, tetapi iman yang melek dengan realitas sejarah.

Wallahu ‘lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

About Ferry ZK

Aku adalah gumpalan daging gempal yang membungkus tengkorak yang pada bagian luarnya diberi bentuk sehingga bisa digolongkan sebagai manusia.
This entry was posted in Fiqih Ahmad Sarwat, LC and tagged , , . Bookmark the permalink.

90 Responses to Siapakah yang Disalib?

  1. uyoyahya says:

    Saya pernah baca dari buku da vinci code dalam sejarah nasrani juga pernah terjadi peristiwa yang masih membingungkan tubuh umat nasrani sendiri bahwa katanya Yesus itu dipilih sebagai tuhan melalui voting. Terus pemilihan hari minggu sebagai hari ibadah juga katanya tadinya itu hari sabtu…

  2. Ferry ZK says:

    Saya juga pernah baca trilogi Dan Brown, meski cukup menarik dan barangkali dilatar belakangi sejarah, tetap saja secara ilmiah tidak bisa dijadikan landasan teori🙂, ada beberapa buku yang ditulis penulis asing yang umumnya non muslim yang lebih ilmiah (bukan novel) mengenai sejarah pengikut ajaran yesus yang barangkali bisa dijadikan rujukan. Dari beberapa tulisan yang pernah saya baca, penuhanan yesus sendiri ditetapkan melalui konsili Nicea di kota Nicea pada tahun 325 Masehi. Pada waktu itu belum ada istilah Trinitas karena “Roh Kudus” belum dikenal. Baru pada Tahun 421 roh kudus diangkat menjadi “Tuhan” pada konsili Efesus.

    Kebanyakan rekan kita yang mengimani nasrani menolak mentah – mentah teori tersebut, umumnya mereka berpegang pada ayat :

    “Dia lebih berharga dari Bait Allah” (Mat 12:6).

    “Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.“ (Yoh 12: 44-45)

    meski kalau dilihat kata perkata tidak tepat kalau dianggap yesus meyebut dirinya tuhan ataupun anak tuhan. Dari riwayat perdebatan antara paus dan arius, pihak paus yang percaya yesus adalah anak tuhan pun tidak mampu menjawab pertanyaan arius :

    “Jika Yesus itu sebagai anak Tuhan, berarti Bapa [Allah] harus ada terlebih dahulu dari pada Yesus. Justru sebelum ada Anak [Yesus], harus ada jarak waktu. Dalam jarak waktu itu sang Anak belum ada. Dengan demikian sudah pasti, bahwa Anak [Yesus] itu diciptakan oleh Bapa dari esensi yang sebelumnya tidak ada. Oleh karena itu Yesus tidak sama dengan Bapa [Allah].” cerita lengkapnya silahkan baca di kisah ARIUS DAN KAISAR KONSTANTIN

    juga ada beberapa ayat dari perjanjian baru yang melemahkan teori ketuhanan yesus :

    Yoh 20:17 Kata Yesus kepadanya: “Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudara-Ku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku akan pergi kepada Bapa-Ku dan Bapamu, kepada Allah-Ku dan Allahmu.”

    Yoh 17:11. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi SATU sama seperti Kita.

    Tetapi bagaimananpun yang namanya agama tentu landasan utamanya adalah “percaya” jadi yang bisa kita lakukan hanya menyampaikan apa yang kita “percaya” adalah benar dan tetap menghormati mereka meski kita yakini apa yang mereka “percaya” adalah tidak benar🙂

  3. Grace says:

    Sebenarnya nabi isa memang di salibkan ,sedangkan yang ada di tv itu org nya memang tdk nyata tpi sebenarnya jman dahulu nabi isa memang di salibkan.. Jd alangkah baiknya jika kita tdk langsung menyimpulkan dari satu buku sumber jd kita harus melihat yg lainnya karena bkn krna agama menyelamatan tapi isa yg menyelamatkan

  4. Michelle Grace says:

    Sebenarnya nabi isa memang di salibkan ,sedangkan yang ada di tv itu org nya memang tdk nyata tpi sebenarnya jman dahulu nabi isa memang di salibkan.. Jd alangkah baiknya jika kita tdk langsung menyimpulkan dari satu buku sumber jd kita harus melihat yg lainnya karena bkn krna agama menyelamatan tapi isa yg menyelamatkan…jd jgn langsung berpikiran jlek . Dan sblum ada paulus isa dulu lah yg ada

  5. no name says:

    Assallamualaikim. .
    Nabi muhammad adalah nabi terakhir . .dan al quran adalah penyempurnaan dari kitab2 sebelum na. .
    Kenapa masih ada aja yg percaya nabi isa adalah Tuhan. .sdg kan tiada Tuhan selain Allah. .
    Nabi isa akan diturunkan lagi ke bumi untuk memeranhi dajjal ..
    Org nasrani itu sama dgn penyesalatan agama mereka menyembah berhala. .sgkan jaman sblm nabi isa. .sudah ada nabi yg mghancurkan berhala. .
    Ya Allah berikan lah petunjuk Mu. .

  6. deng pondek says:

    aku ni a nabi

  7. hamba Allah says:

    assalamualaikum wr wb
    saya ingin berpendapat
    semua hanyalah kepada diri kita masing-masing untuk percaya kepada kepercayaannya, tetapi saya sebagai kaum muslimin yang percaya bahwa Al Quran lah sebagai kitab penyempurna dari kitab yang sebelumnya dan nabi Muhammad S.A.W sebagai nabi terakhir yang telah disempurnakan kenabiannya oleh Allah S.W.T harus memberikan penjelasan atau pengertian tentang hal-hal ke nabian nabi Isa A.S yang sebenar-benarnya didalam AL Quran, kita tidak boleh diam saja tentang kesalahan dan penyimpangan ini walaupun kita harus saling menghormati tentang kepercayan masing-masing . saya atau kita kaum muslimin tidak ingin diam saja melihat saudara kita terjerumus dalam penyimpangan yang mendosakan. kita kaum muslimin berpendoman teguh atas keyakinan kita begitu juga dengan yang lainya berpikirlah dengan bijak dan positif
    wassallam muallaikum wr wb salam sejahtera untuk semua

  8. SURATLAN says:

    yg disebut dgn Yahuza itu spa ya Ust.

  9. herry says:

    Assalamualaikum wr wb….jadikan lah ini sebagai pengokoh keimanan kita sebagai muslim,,,bukan menjadikan nya sbagai perpecahan,,,terhadap agama lain…kokohkan keimanan kita,,,

  10. Yang namanya keyakinan itu munculnya dari hati nurani yang paling dalam,benar dan salah kita lihat rujukan kitab masing 2x yg di yakini kebenarannya.Seandainya kamu masih ragu-ragu bertanyalah pada hati nuranimu sendiri walaupun jalan menuju kebenaran berbagai cara:bisa dialog,baca buku ,sherring dll.nasrumminalloh.

  11. ryan says:

    Pada dasarnya nabi Isa alaihisalam itu beragama islam, lah kok bisa jadi tuhan bagi agama kristen?
    Dasarnya apa dan dari mana?
    1. dalam Matius 27:46,Nabi Isa as menyebutkan,Eli-eli lama sabakhtani, artinya ya Tuhan ku, Ya Tuhan ku, apakah sebabnya engkau meninggalkan aku.
    lah, nabi isa sendiri tdk mengakui dirinya Tuhan, knp agama kristen masih menganghap Isa as sbg Tuhan?
    ada yg janggal disini.
    2.dalam yohanes 16:12-13
    Isa as mengatakan: masih banyak yg hr ku katakan kepadamu tetapi skrg kamu belum dapat menanggungnya. tetapi apabila ia datang, yaitu roh kebenaran, ia akan memimpinnkamu ke dalam seluruh kebenaran;sebab ia tdk akan berkata-kata dari dirinya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengarkannya, itulah yg akan dikatakannya dan ia akan memberitakan kpd mu hal hal yg akan datang.
    coba kita telaah, nabi Isa sendiri yg mengatakan akan datang roh kebenaran (Muhammad saw) sbg pembawa kebenaran dan kesempurnaan, knp kalian mengingkari ini.

  12. Lazarus says:

    Saya percaya walau saya tidak melihat. Kebenaran itu akan ada di akhir nanti. Karena akal manusia tak sampai untuk mendapatkan info yang nyata milik Tuhan. Hanya Tuhan yang tahu. Tuhan memberkati kita semua.

  13. Pulau Tidung says:

    Yang jelas bukan Isa Almasih.

  14. assalamu’alaikum wr. wb
    ASYHADUALLA ILAHA ILALLAH WA ASYHADUANNA MUHAMMADARRASULULLAH

  15. @ryan : i like it
    @mi : aku juga setuju

  16. isa al masih itu agama yang hanif (lurus) lagi seorang muslim (berserah diri kepada Tuhan-nya)
    Taurat, dan Injil adalah termasuk kitab Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana yang kini telah disempurnakan oleh Sang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana yakni Qur’an Al Furqan lagi Kariim, Taurat dan injil yang kini telah di rubah oleh manusia yang celaka, dan tetapi Dia (Allah SWT) Maha Waspada maka dari itu Taurat dan Injil di simpan di tempat yang aman yakni Qur’an Al Furqan, itu sudah jelas bukan, sekarang lihat saja mereka (nasrani) menjadi agama yang kacau, sejak kapan penetapan kelahiran yesus tanggal 25 desember dan megapa tanggal kematiannya selalu berubah ubah, dan sejak kapan kelahiran yesus di suatu daerah yang bersalju dan ada pohon natalnya, dan kita tahu si yesus itu barada di kalangan bani israil, dan yang bikin fatalnya lagi itu kelahirannya selalu di peringati pada tanggal 25 desember sedangkan tanggal kematiannya selalu berubah ……………..
    memang kenyataan itu sangat pahit di rasakan tetapi sangat baik di terima ……….

  17. A K snega says:

    ngaco aja yg bilang nabi isa yesus sinting tuh orang

  18. A dody says:

    hai yang beragama kristen !!! pelajarilah kitab pedomanmu dengan baik , karena sesungguhnya jika sudah dipelajari semua kamu akan yakin, bahwa kitabmu itu mengarahkanmu kepada islam yang benar2 agama yang benar ……. bacalah ayat demi ayat !!! suatu saat kau akan mengerti, yang menyelamatkanmu ” asyhadu alla ilaahaillalloh wasyhaduannamuhammada_rrosuululloh !!!

  19. A dody says:

    Michelle Grace : kata anda bukan agama yang menyelamatkan, tapi isa almasih …. sungguh perkataan yang ta’ mendasar dan bid’ah sekali … coba pikir, nabi isa itu didunia untuk apa ?? untuk menyebarkan agama bukan ??? agama yang menyelamatkan, coba deh anda lirik lagi sejarahnya . dan apakah ada ayat yang menyebutkan isa adalah tuhan atau anak tuhan ?? hanya orang berakal lah yang mau berpikir sehat, dan mendasar . tiada agama yang lebih sempurna dari islam , hanya saja ada segelintir kelompok yang menyelewengkan islam sehingga islam dipandang buruk .. namun ketika anda mempelajarinya (islam yang hakiki yang mendasar dari al qur’an dan sunnah ), baru anda tau sebuah kebenaran .

  20. no name says:

    Tuhan itu ESA…. dya ( ALLAH SWT) tidak dilahirka dan tidak melahirkan…….. jadi gk mungkin isa itu anak TUHAN….. Nabi Isa AS mmg akan datang ke dunia…. bukan menebus dosa tapi memerangi dajjal… Ya ALLAH ampunilah dosa2 kami…

  21. chay says:

    LILLAHI TAALA AJA,,
    JALANI AP YG.MENURUT KITA BENAR
    KEYAKINAN AKAN MEMNUAT.KITA LEBIH BERANI ,,,,
    TAKMUNGKIN MERUBAH.TRADISI

  22. chay says:

    LILLAHI TAALA AJA,,
    JALANI AP YG.MENURUT KITA BENAR
    KEYAKINAN AKAN MEMNUAT.KITA LEBIH BERANI ,,,,
    TAKMUNGKIN MERUBAH.TRADISI

  23. TONI says:

    yang jelasnya semua nabi ALLAH mulai dari nabi ADAM sampai nabi MUHAMMAD SAW….DALAM KISAH perjalanan nya,semua membawa misi yang sama.yaitu misi yang menyelamatkan umat manusia dari kesesatan.dan menganut satu AGAMA yaitu agama ISLAM dan satu tuhan,,,yaitu ALLAH SWT.dan semua nabi pun termasuk nabi IBRAHIM,NABI ISMAIL,NABI YAKUB…dan NABI YUSUF pun,di akhir misinya selalu berkata..ALLAH TELAH MENJANJIKAN PRNGHIBUR di antara kalian..yaitu AHMAD BIN ABDULLAHH(MUHAMMAD SAW)…..nabi terkahir….sekaligus nabi penyempurna di muka bumi ini.dan di akhir jaman nanti..hanya akan ada satu pemerinthan…dan akan datang seorang maha adil…yaitu IMAM MAHDI.semua telah tercantum dalam waahyu ALLAH SWT…dalam AL QURAN KARIM.

  24. assalamualaikum..
    terimakasih banyak atas tulisannya, semoga bermanfaat untuk kita smua yang membacanya, dan menambah pengetahuan kita semua, sekilahnya bisa saling silaturahmi, silahkan kunjung ke blog saya. terimakasih

  25. hamba allah says:

    Assalammualaikum wr.wb.
    Dari postingan dan beberapa comment yg saya baca, saya setuju dengan ketidak benaran bahwa isa itu tuhan, melainkan isa as diutus ke dunia melalui ruh yg ditiupkan kepada allah kemudian diterima oleh mariam, dan ruh kudus itu bukanlah tuhan melainkan malaikat jibril yg tugasnya menyampaikan wahyu,dan menyampaikan apa yg diperintahkan kepada Tuhannya( Allah SWT).kita sendiri tahu bahwa mariam adalah ibu yg melahirkan isa al masih atas izin Allah SWT,maryam mendapati isa dalam keadaan suci tanpa pernah tersentuh oleh kaum adam, dan murni akan kehendak Allah Yg Maha Esa. Sementara apa tujuan isa dilahirkan ke dunia? Beliau dilahirkan untuk membenarkan ajaran yg sesat yaitu dari bangsa yahudi yg bertindak melenceng dari ajaran nabi Musa AS,mengapa isa al-masih memiliki mudjizat?atas izin Allah, salah satu mudjizat rasul allah dapat menhidupkan org mati yg bahkan jasadnya tinggal tulang-belulang, hal tsb membuktikan bahwa setiap mahluk hidup yg mati pasti akan dibangkitkan kembali walaupun jasadnya sudah menjadi debu sekalipun, termasuk ini adalah sebuah kebenaran bahwa hari kiamat itu pasti benar, dan mustahil apabila yg sudah hancur tidak akan bisa utuh pada hari kebangkitan,karna setiap tindakan memiliki pertanggung jawaban.sudah jelas dibuktikan bahwa nabi isa menyampaikan beliau utusan Allah dan beliau menyembah Allah, sembahlah tuhanku, tuhanmu, dan tuhan kami!yaitu Allah. Apa ada kata lain selain zat yg maha pencipta tersebut? Beliau (isa al-masih) tidak pernah disalib, sesungguhnya allah selalu menjaga dan melindunginya dari perbuatan jahat. Nabi isa pun tidak pernah menyentuh wanita lain, sehingga beliau tidak beristri dan tidak beranak. Sehingga allah mengutus beliau untuk diangkat ke langit ketika bangsa yahudi hendak memburu dan menyalibnya.
    Allah berfirman: ‘Hai Isa putra Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: ‘Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?’ Isa menjawab: ‘Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakannya, maka tentulah Engkau telah mengetahuinya. Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang gaib. Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakannya) yaitu: ‘Sembahlah Allah, Tuhanku, dan Tuhanmu,’ dan aku menjadi saksi terhadap mereka selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkaulah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu.’” (QS. al-Maidah: 116-117)
    Tapi sebagai seorang muslim yg belum menyempurnakan sholat, saya berani mengatakan. Jangan hanya membela islam kalau dirimu sendiri lebih sesat daripada nasrani, sesungguhnya islam telah mengajarkan Tolenransi. Tolenransi saling menghargai terhadap perbedaan, dan rasullullah tidak pernah mengajarkan bahwa dengan mengejek agama lain itu lah yg benar,itu sebuah kesalahan, Allah maha tahu lagi maha mengetahui, maaf bila ada kata2 menyinggung, terimakasih🙂
    Wassalammualaikum wr wb.

  26. toimul setyo andri says:

    assalamu alaikum….

    Demi Allah, Allahlah yg esa.

    hai saudara kalau aya boleh usul. bagaimana kalau kita dakwah dengan menggunakan media online. comtoh: facebook.
    dengan cara membongkar pendusta kristen ke pd umat nasrani. Sekian terimakasih.

    Wassalamu alaikum

  27. Munawar says:

    wah.. tulisan anda sangat baik dan menambah pengetahuan dan informasi untuk saya, semoga bermanfaat bagi para pembaca yang lainnya dan menambah wawasan. salam dari saya, terimakasih yah

  28. asrul says:

    as.
    trmksh bwt smwa na. ak mw dy sadar stlah dy bca tentang smwa ni. ak mw dy tau yg bnar dan salah, bri kan lah hidayah MU kpd nya ya ALLAH. amin

  29. saya juga baca buk sejarah tentang nabi

    ((paynisse))

    ((nolikehere))

  30. saya juga pernah bc cert nabi

    ((paynisse))

  31. Yandi Valentino says:

    saya ingin mengungkapkan fakta dan argumen saya, Dalam Qs. 19:33, 19:15 dan 3:55, DIKATAKAN ISA LAHIR, WAFAT DAN DIBANGKITKAN HIDUP KEMBALI, SEHINGGA BERKONTRADIKSI DENGAN QS. 4:157-158, BAHWA ISA TIDAK WAFAT, TETAPI LANGSUNG DIANGKAT KE SORGA.
    sedangkan dalam Qs. 19:33, 19:15, 3:55, WAFAT DIARTIKAN “TIDUR”, WALAUPUN JELAS TERJEMAHAN RESMI BHS INDONESIA DAN INGGRIS MENGATAKAN “WAFAT”.
    Nich, terjemahan resmi yang membuktikannya..
    QS. 19:33; 19:15
    – ISA LAHIR, DIBANGKITKAN DAN HIDUP KEMBALI. (Sura 3:55, Maryam 19:33, 19:15).
    وَالسَّلامُ عَلَيَّ يَوْمَ وُلِدْتُ وَيَوْمَ أَمُوتُ وَيَوْمَ أُبْعَثُ حَيًّا
    ”Wa salaamu ‘alayya yauma wulittu, wa yauma amuutu, wa yauma ub’atsu hayaa.”
    “Dan sejahtera atasNya pada hari Dia dilahirkan, pada hari Dia WAFAT, dan pada hari Dia DIBANGKITKAN hidup kembali.” (Maryam, 19:33)
    An-Nisaa’4:[157] dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.(dari ayat ini menerangkan keraguan ketidakpercayaan, dengan yang disalib tapi itu adalah keraguan so bisa sajakan disalib disitu tertulis keraguan karena apa?? mereka telah membunuh orang yang begitu maha dahsyat di dunia ini dan ketidak percayaan mereka telah melakukan hal tersebut, sedangkan prasangka sudah jelas mereka membunuh Isa karena fitnah-fitnah orang2 farisi yang menyebut isa adalah pembual dan penghujat Allah, dengan tanda gempa bumi dahsyat inilah banyak yang tidak percaya menjadi percaya, pikirkan dengan logika dan masuk akal, bagaimana mungkin yudas yang menjadi pengganti bila tidak ada bukti fakta pasti, dengan demikian pengganti Isa dengan Yudas adalah tidak masuk akal, bila memang yudas yang di salib lalu di buat serupa dengan Isa, berarti predikat manusia tanpa dosa isa cuman isapan jempol donk?? ada faktor balas dendam disini dan bukan kasih, Isapun adalah tokoh yang berani maju tanpa berlindung dengan muridnya, disini adalah mempertahankan hal benar, bagaimana mungkin Allah yang mengutus Isa untuk mengembalikan kepercayaan manusia pada Allah malah melakukan hal semacam itu. Renungkan dan bayangkan jika posisimu disitu, belum ada tentunya penjelasan masuk akal disini)
    An-Nisaa 4:158 Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.DARI HAL INI SAYA MENYATAKAN SEMUANYA KEMBALI LAGI PADA IMAN YANG KITA MILIKI..
    Isa tidak pernah menyatakan agamanya Islam, Kristen, Katolik ataupun Yahudi. Kalau ada dalam kitab suci anda bisa langsung comment. Tujuan Isa datang ke dunia adalah mewahyukan firmanNya tentang hari kiamat, bahkan tak sedikit orang yang mengolok-olok Isa. Namun Isa diberi Rahmat untuk melakukan mujizat dan hal ajaib lainnya, sehingga banyak yang percaya pada Isa. Mengapa Allah memberikan rahmat begitu besar kepada Isa?
    Di samping tidak berdosa, Isa Al Masih juga diberkati. Ia bukan hanya sempurna secara pasif , tetapi juga sempurna secara aktif . Al-Qur’an menyatakan tentang Isa: Dan dijadikan-Nya pula aku seorang yang diberkati (Pembawa Bahagia) di mana saja aku berada. Menurut ayat ini, Isa diberkati tanpa syarat dan untuk selamanya. Andaikata ia tidak mematuhi Allah baik dalam pikiran atau perbuatan setiap saat, ia tidak akan mengatakan diberkati di manapun ia berada.(Sumber fakta: Razi, at-Tafsir al-Kabir, mengulas ayat Al-Qur’an 23:7 dan Al-Qur’an, 19:31.) Jadi bila Isa adalah nabi dan anak manusia maka mulai sekarang saya tegaskan jangan katakan tiada manusia yang sempurna, karena Isa adalah manusia sempurna tanpa dosa dan juga seorang juruselamat karena akan menyelamatkan manusia dari dajjal. Bahkan adapula tanda Yunus yang menjadi bukti wafat dan kebangkitan Isa yaitu di dalam perut ikan selama 3 hari 3 malam yang merupakan tanda kematian dan kebangkitan Isa pada hari ke 3 lalu kesaksian yeremia bahwa akan datang juruselamat dunia ( menurut nasrani ), Dari banyak fakta dan argumen yang saya kemukakan saya berpendapat Isa benarlah juruselamat dunia karena apa? karena ia akan mengalahkan dajjal pada hari kiamat nanti, lalu benarkah Isa di salibkan?? dalam hal ini saya percaya. Kenapa?? karena Isa masih sempat-sempatnya memaafkan penjahat yang bertubat saat di salib bersamanya, lalu berbicara dengan Allah, dan saat kematiannya jam 3 sore terjadi gempa bumi yang dahsyat sertai badai( menurut nasrani) kedua karena penerjemahan ayat kitab Al-Quran yang menyatakan Isa lahir, wafat, dan di dibangkitkan. jika kata itu tidur apakah masuk akal??? jika Isa lahir lahir namun tidak wafat?? pertanyaan ini kembali pada anda,, Yang saya percaya Isa adalah juruselamat, sebagai penghakim dunia di akhir zaman, dan bukan sekedar mengalahkan dajjal namun untuk membawa kembali orang orang yang percaya ke pada Allah untuk mencapai surgawi, kemudian saya juga mau menjelaskan tentang Isa yang menunjukan tanda paku saat ia bangkit, bagaimana orang bisa ragu?? Fakta lain bahwa Isa di salib adalah saat itu prajurit romalah yang menyalibkan Isa, dan terjadi suatu tanda, Bahkan dalam Injil 4 murid bersama murid lain Isalah yang menulis kesaksianya dari total 5 kitab injil tentang penyaliban Isa, bagaimana mungkin mereka berbohong, namun kembali lagi keputusan di tangan anda dan menurut iman anda…

  32. Yandi Valentino says:

    maaf bukan yeremia tapi nubuat yesaya

  33. Yandi Valentino says:

    Yang kerap tidak dipahami oleh banyak orang termasuk orang Kristen sendiri adalah bahwa Injil ditulis oleh manusia, artinya dalam bahasa manusiawi, prespektif manusiawi, emosi manusiawi dan juga konteks manusiawi. Injil bukan kitab yang turun langsung dari langit. Jadi seharusnya harus diterima apabila Injil memuat versi yang berbeda-beda di tiap kitab. Tapi sebenarnya perbedaan yang ada juga bukan perbedaan yang essensial, lebih tepatnya perbedaan perspekif dan konteks penulisnya.
    Misal, Matius menulis bahwa setelah Judas melempar uang yang dibayarkan oleh imam-imam, para imam lalu memungut kembali uang itu untuk membeli tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk (berdasarkan perspektif imam Yahudi yang mengadopsi nats dari Old Testament). Dan bisa dipahami apabila Matius dapat menulis sampai pada detil ini, karena dia seorang dari klan Lewi, yaitu klan yang dalam tradisi Yahudi memiliki hak atas jabatan imam dalam komunitas Yahudi. Jadi tidak heran kalo Matius dapat menemukan akses informasi dari kalangan imam-imam Yahudi. Tapi Lukas yang menulis Kisah Para Rasul berdasarkan informasi Petrus tidak setahu Matius dalam hal apa yang dilakukan para imam itu. Petrus punya perspektif sendiri yaitu yang ia tahu tanah itu dibeli oleh Judas karena Petrus tidak menyaksikan secara langsung peristiwa kematian Judas dan kejadian di Bait Suci karena saat itu Petrus sibuk dengan ketakutannya sendiri (ingat bahwa Petrus menyangkal Isa atau Yesus dan menghindar dari para murid). Essensi yang sama adalah bahwa tanah itu berhubungan dengan kejadian penangkapan Isa, dan Judas mati di tanah itu (dg gantung diri, lalu tubuhnya jatuh terperosok ke sisi yang dalam shg perutnya robek. lokasi ini masih ada hgg skrg, berupa tanah bertebing dan berjurang). Petrus lalu menyebut tanah itu Tanah Darah, karena Judas mati mengenaskan di tempat itu. Jadi ini tentang perspektif ya, bukan berarti mereka berbohong.
    Tentang penulisan sejarah Isa atau Yesus? Menurut gue tulisan Matius, Markus, Lukas dan Yohanes itu adalah sejarah Yesus atau Isa dengan perspektifnya masing2. Kalo sejarawan dari luar komunitas Kristen pada masa itu, jelas berhadapan dengan resiko besar kalo ingin menulis kisah Yesus. Karena, komunitas Kristen adalah komunitas terlarang bagi orang Yahudi maupun Romawi (hingga abad 4 M). Kalo ada sejarawan Romawi atau Yahudi ingin menulis kisah Yesus jelas mereka akan kena intimidasi dari komunitasnya sendiri. Yang ada mungkin sejarawan dari Yunani, dan memang ada tapi gue lupa namanya. Dan sekali lagi, namanya tulisan sejarah cenderung beragam karena perspektif yang digunakan. Misal peristiwa G 30 S, ada perspektif dari PKI, AD, dan Soekarno, ketiganya punya versi yang berbeda.
    Jadi menurut gue, para pembaca Injil harus sadar bahwa yang dibacanya itu adalah tulisan manusia tentang kesaksian terhadap peristiwa yang mengubah hidup mereka. Kita harus membacanya dengan pemahaman perspektif, bahasa, dan konteks kultur masa itu..

  34. Yandi Valentino says:

    Orang Yahudi Bangga Berhasil Membunuh Isa
    Walau tidak sama, tapi saya melihat rasa bangga juga ada dalam diri orang Yahudi, ketika mereka berhasil membunuh Isa Al-Masih. Sehingga, dengan bangga mereka mengatakan “ . . . . Sesungguhnya Kami telah membunuh Al Masih, ’Isa putera Maryam, Rasul Allah” (Qs 4:157).
    Bila anak-anak di komplek kami dengan bangga mengangkat tangan atas kemenangan mereka yang pasti, tidak demikian halnya dengan orang Yahudi. Mereka tidak sepenuhnya bangga atas keberhasilan mereka. Mereka merasa ragu, apakah benar yang mereka bunuh adalah Isa Al-Masih atau bukan. Al-Quran mencatat, “padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan ’Isa bagi mereka . . . . ” (Qs 4:157)
    Benarkah Isa Al-Masih Mati?
    Dari pernyataan orang Yahudi di atas, timbul satu pertanyaan. Benarkah Isa Al-Masih mati? Bila merujuk pada Al-Quran dan Injil, maka kita akan mendapatkan jawaban yang pasti. Isa Al-Masih benar-benar mati!
    Al-Quran secara jelas memberi kesaksian akan kematian Isa Al-Masih dalam Qs 3:55, “ . . . Hai Isa-Almasih, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu . . .”
    Bahkan pada ayat lain secara sistematis dijelaskan, “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku (Isa Al-Masih), pada hari aku dilahirkan, pada hari aku (Isa Al-Masih) meninggal dan pada hari aku (Isa Al-Masih) dibangkitkan hidup kembali” (Qs 19:33)
    Tentara Romawi Saksi Mata Atas Kematian Isa
    Tentara Romawi adalah salah satu saksi mata yang dapat diajukan atas penyaliban Isa. Inilah kesaksian mereka yang ditulis dalam Kitab Suci, “Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: “Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah [Kalimat Allah]” (Injil, Rasul Besar Matius 27:54).
    Kepala pasukan [centurion] yang menyalibkan Isa Al-Masih adalah perwira yang sangat pintar. Memiliki pasukan yang terdiri dari 100 tentara. Dia adalah orang yang sangat pintar dan tidak mudah untuk ditipu. Dia dengan prajurit-prajuritnya menyaksikan penyaliban Isa Al-Masih dengan mata mereka sendiri.
    Kesaksian Siti Maryam, Ibu Isa Al-Masih
    Selain tentara Romawi, orang lain yang dapat dimintai kesaksian adalah ibunda Isa Al-Masih sendiri, Siti Maryam. Injil Allah menjelaskan bahwa Siti Maryam, ibu Isa Al-Masih, berdiri di sebelah salib-Nya saat itu. Dia melihat siapa yang disalib (Injil, Rasul Besar Yohanes 19:25-27). Tentu, seorang ibu tidak akan salah mengenali anaknya yang sedang disalib bukan?
    Selain disaksikan oleh tentara Romawi dan ibu Isa Al-Masih. Penyaliban tersebut juga disaksikan oleh dua pengikut Isa Al-Masih, yaitu orang yang sama yang menguburkan-Nya. Juga seorang rasul Melihat-Nya sesudah kebangkitan-Nya dan menyaksikan luka-luka-Nya.
    Manakah Kesaksian Yang Dapat Dipercaya?
    Bukan bermaksud untuk mencurigai kebenaran Al-Quran, namun bila kita membandingkan pernyataan orang Yahudi yang terdapat dalam Qs 4:157 di atas, dengan kesaksian dari tentara Romawi dan ibunda Isa, tentu dengan mudah kita akan mempercayai kesaksian dari dua saksi terakhir bukan?
    Mengapa? Sebab tentara Romawi adalah prajurit yang menyalibkan Isa. Dan Siti Maryam adalah ibunda Isa Al-Masih sendiri. Jelas kesaksian mereka lebih dapat dipercaya dan dipertanggung-jawabkan kebenaranya karena mereka berada di lokasi saat kejadian.
    Penyaliban Isa Al-Masih Membuka Jalan Keselamatan
    Secara tidak langsung, pernyataan dalam Qs 4:157 telah meniadakan satu-satunya harapan umat Muslim terhadap penyaliban Isa Al-Masih. Sungguh sulit dimengerti, mengapa justru kitab suci yang diyakini umat Muslim sebagai “kitab penyempurna” ini mengaburkan tentang Keselamatan yang telah dijanjikan Allah jauh sebelumnya.
    Melalui penyaliban-Nya, Isa Al-Masih telah membuka Jalan Keselamatan bagi setiap orang. Supaya setiap orang memperoleh hidup kekal bersama Allah di sorga, sebagaimana firman Allah katakan. “Supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:15).
    Maka, sudah menjadi semestinya, bila kita lebih mempercayai kesaksian dari saksi mata, daripada orang Yahudi yang merasa ragu seperti dalam Qs 4:157. Dan ketahuilah, bahwa
    Isa Al-Masih sungguh disalibkan! Ia ingin menjadi Juruselamat Saudara!

  35. Yandi Valentino says:

    Saudara Muslim,

    Kalau saudara menerima penjelasan bahwa Injil sekarang sudah diubah, seharusnya saudara bertanya kepada guru yang mengajar. Kira-kira kapan ayat-ayat Injil tersebut diubah? Apakah sebelum atau setelah Al-Quran ada?

    Bila jawabannya sebelum Al-Quran ada.Tentunya Muhammad sudah tahu kalau ayat-ayat Injil diubah. Tapi mengapa Al-Quran tetap mengatakan: “Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.” (Qs 5:46)

    Namun bila jawabannya setelah Al-Quran ada, dalam hati Saudara tentunya timbul pertanyaan, Bukankah Allah itu mahakuasa, mengapa janjinya dapat diubah oleh manusia? Karena Al-Quran sendiri menyatakan: “Tak ada seorangpun yang dapat merobah kalimat-kalimat (janji-janji) Allah.” (Qs 43:34)
    Baik Al-Quran mapun Injil, memberikan jawaban yang pasti bahwaIsa Al-Masih benar-benar mati dan dibangkitkan. Al-Quran secara jelas memberi kesaksian akan kematian dan kebangkitan Isa Al-Masih.

    “Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali.” (Qs 19:33)

    Bahkan dalam Injil, Isa Al-Masih sendiri mengatakan:”Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?” (Injil, Lukas 24:26)

    Kematian Isa Al-Masih bukan hanya mendahului kebangkitan-Nya — kematian-Nya tersebut merupakan harga yang harus dibayar untuk mendapatkan kebangkitan. Oleh sebab itulah Injil menyatakan bahwa Allah membangkitkan Dia dari kematian “oleh darah perjanjian yang kekal.”

    Kebangkitan Isa Al-Masih dari kematian merupakan materai/persetu juan dari Allah Bapa akan kebenaran pernyataan Isa Al-Masih bahwa Dia adalah Anak Allah. Jika Allah tidak menyetujui pernyataan-Nya sebagai Anak Allah, maka Allah tidak akan membangkitkan – Nya dari kematian.

    Kenyataannya Allah membangkitkan Isa Al-Masih dari kematian, seolah Allah Bapa mengatakan: “Engkaulah Anak-Ku, hari ini Aku menegaskan sejelas-jelasnya

  36. Yandi Valentino says:

    Apakah Yesus Lahir Tanggal 25 Desember?

    Yesus lahir pada tanggal 25 Desember, itu sebabnya kita memperingati dan merayakan Natal untuk menyambut kelahiranNya. Yang menjadi pertanyaan adalah, benarkah petugas catatan sipil dan kependudukan mencatat bahwa Yesus lahir pada tanggal 25 Desember?
    Jika kita memperhatikan dengan seksama apa yang dicatat Lukas 2:8, maka besar kemungkinan Yesus tidak lahir pada tanggal 25 Desember. Lukas mencatat bahwa pada saat itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Sebagaimana kita tahu bahwa bulan Desember di Palestina adalah musim dingin. Jadi apakah mungkin para gembala itu tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka di malam yang dingin dan bersalju? Tentu tidak, bukan?
    Lalu mengapa dari tahun ke tahun orang Kristen memperingati natal di tanggal 25 Desember? Sebenarnya semula tanggal 25 Desember merupakan hari perayaan besar bangsa Yunani untuk menyambut kembalinya matahari ke belahan bumi bagian utara. Lalu orang-orang Kristen pada abad mengadopsi tanggal tersebut untuk merayakan natal.
    Beberapa ahli sejarah memprediksi bahwa Yesus lahir pada bulan Oktober? Benarkah itu? Namanya juga prediksi. Bisa dipercayai bisa juga tidak. Kapan Yesus lahir sebenarnya tidak begitu perlu dipermasalahkan. Kapan tepatnya Yesus lahir itu tidak perlu diperdebatkan, yang penting faktanya Yesus lahir ke dunia ini untuk menjadi Juru Selamat. Justru kapan Yesus lahir di dalam hati kita, itulah pertanyaan penting yang perlu kita jawab! Karena jawaban dari pertanyaan inilah yang akan menentukan hidup kita!

  37. Ferry ZK says:

    Bismillah…

    @ Yandi Valentino:

    Pertama-tama perlu saya jelaskan bahwa postingan diatas bukanlah postingan saya pribadi, tetapi merupakan postingan Ustadz Ahmad Sarwat, LC. yang saya copas disini sebagai niat saya berwakaf semampu saya siapa tahu ada manfaatnya.

    ada beberapa poin yang saya coba sampaikan mengenai tema postingan diatas, meski saya sendiri awam tentang islam maupun nasrani tetapi sebagai seorang muslim saya sedang dan terus mempelajari agama saya dan kebetulan istri saya penganut katolik jadi sedikit banyak saya mengenal agama saya sendiri dan sedikit banyak mengenal pula tentang ajaran nasrani.

    1. Inti dari Islam adalah “TAUHID” yakni memurnikan ke-esa-an ALLAH sebagai satu-satunya Tuhan dan tidak ada Tuhan lain selain ALLAH dan juga ALLAH tidak memiliki anak dan tidak pula diperanakan. Jadi injil yang disebut AL-Qur’an tentulah bukan bible yang ada sekarang dan oleh penganut nasrani di negri ini di klaim sebagai “injil”, karena injil dalam AL-Qur’an tentu juga mengajarkan akan ke-tauhid-an.

    2. Kitab suci dalam akidah Islam adalah firman – firman ALLAH yang disampaikan kepada rasul – rasulnya baik secara langsung (Nabi Musa AS) maupun melalui malaikat Jibril (Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW, dll) jadi bukan ucapan manusia seperti ucapan murid – murid Yesus (bahkan mimpi-mimpi murid-murid Yesus yang dijadikan ayat?) seperti ucapan markus, Lukas, dll. yang ada pada bible yang kemudian diakui sebagai “injil”.

    3. Kitab Suci Al-Qur’an adalah firman – firman ALLAH kepada Nabi Muhammad SAW, yang oleh beliau disampaikan kembali kepada sahabat – sahabat dan pengikut – pengikutnya baik dalam khutbah – khutbah maupun dalam shalat – shalat berjamaah dan banyak sekali sahabat – sahabat dan pengikut – pengikutnya yang hafal ayat – ayat yang beliau sampaikan sehingga ketika ayat tersebut coba dipalsukan akan banyak yang mampu mengoreksinya. Ayat – ayat tersebut dibukukan pada masa kekhalifahan Utsman bin `Affan.

    4. Setiap nabi dan atau rasul yang diutus ALLAH adalah untuk mengajarkan “TAUHID” untuk mengenal ALLAH pencipta mereka, bukan untuk menyuruh pengikutnya men-Tuhan-kan dirinya sendiri, kalau anda meyakini injil yang disebutkan AL-Qur’an dan bible yang anda sebut sebagai “injil” adalah sama bagaimana anda menjelaskan perbedaan “TAUHID” dalam AL-Qur’an dan Tuhan bapa dan Tuhan anak dalam bible ? belum lagi teori trinitas pada katolik (ada Tuhan Roh Kudus) ? jadi menurut analisa saya yang awam (CMIIW) tentu tidak bisa anda samakan injil versi AL-Qur’an dengan bible yang ada pada saat ini yang diklaim sebagai “injil”.

    5. Tuhan dalam akidah Islam adalah Tuhan yang perkasa, yang tidak membutuhkan bantuan dari tuhan – tuhan lainnya. Tuhan yang mampu menyelamatkan manusia bahkan langit dan bumi beserta isinya kalau “DIA” berkehendak, tanpa perlu menurunkan anaknya untuk misi penyelamatan atau “turun” ke bumi dalam bentuk “manusia” untuk karya penyelamatan atau “menitis” sebagai manusia atau teori – teori Tuhan anak – Tuhan Bapa lainnya.

    6. Tuhan dalam Islam adalah ALLAH pencipta segalanya, pencipta siang dan malam, manusia dan iblis, baik dan buruk, surga dan neraka bukan seperti pada keyakinan nasrani bahwa Tuhan hanya menciptakan yang baik-baik saja karena Tuhan adalah “kasih”. Jadi adanya kebaikan dan kejahatan, adanya yang beriman dan yang tidak beriman adanya hitam dan putih semua adalah kehendaknya ALLAH mengapa pula harus ada misi “penyelamatan” ?

    7. Tuhan dalam Islam adalah Tuhan yang mengizinkan (“Sunatullah” / kehendak ALLAH) iblis untuk durhaka serta menentang perintahNYA dan mengizinkan iblis untuk memperdaya manusia dan juga Tuhan yang mengutus nabi – nabi dan atau rasul – rasul untuk bekal menghadapi tipu daya iblis dan keturunanya tersebut sehingga manusia diberi kebebasan untuk memilih baik dan buruk yang juga berarti “teori” karya penyelamatan tidak berlaku dalam Islam.

    Tapi pada intinya seperti ayat dalam AL-Qur’an “untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku”

    Salam Damai.

  38. yehuwa says:

    Tuhan koq sampe perlu punya anak untuk menyelamatkan manusia ??? klo gitu Tuhan punya keterbatasan dunk😛 bukan the mighty dunk😛

  39. Mathias says:

    Kalau Tuhan sampai perlu melakukan karya penyelamatan dan untuk karya itu Tuhan perlu memiliki anak untuk disalib dan untuk penebusan dosa apakah Tuhan tidak maha kuasa sehingga perlu ada karya penyelamatan ? lalu kepada siapakah Tuhan anak harus menebus dosa sehingga harus disalib ? adakah yang lebih berkuasa dari Tuhan Bapa sehingga sang Bapa tidak bisa berbuat apa – apa untuk menyelamatkan anaknya dari tiang salib demi menebus dosa manusia ?

    Sungguh suatu ironi dalam teori penyelamatan ini, mengkerdilkan kekuasaan Tuhan yang kalah berkuasa dari sipeminta anak Tuhan menebus dosa di tiang salib dan lebih ironi lagi kala sang anak lebih tenar dari sang bapa sehingga sang anaklah yang sering disebut namanya sebagai Tuhan dalam do’a dibanding sang bapa…

  40. MIFTA says:

    kl menurut saya mungkin orang nasrani menganggap nabi isa adalah manusia yg dilahirdan dari rahim mariyam tanpa seorang ayah…..karena mariyam sedikit pun tidak pernah tersentuh oleh laki-laki….dan dikira muncul dengan sendirinya…..apa tidak sadarkah mereka masih ada ALLAH SWT yg bisa mewujudkn semua apa yg di alam semesta ini ( hal yang tidak mungkin menjadi mungkin ) seperti halnya nabi yang bisa membelah laut.karena semuax seizin ALLAH SWT.semua menjadi mungkin…..dan cerita asal mula terjadinya yesus dalam penyergapan orang israel sehingga ALLAH SWT menyerupan pasukan bani israel itu menyerupai nabi isa almasih dan nabi isa almasih pun diangkat ALLAH disisi sampai saat ini….jadi coba saudara2 ku yang budiman mari kita renungkan untuk penyimpangan segala macam tuhan yang ada bahwa semua adalah ujian dari ALLAH SWT untuk menguji kita ( umat manusia ) seberapa kuat iman kita.karena ALLAH adalah maha kuasa,maha penguasa alam raya ini dan ALLAH lah maha segalanya.TIADA TUHAN SELAIN ALLAH,NABI MUHAMMAD UTUSAN ALLAH.

  41. yehuwa says:

    @ MIFTA, kalau teori “…mungkin orang nasrani menganggap nabi isa adalah manusia yg dilahirdan dari rahim mariyam tanpa seorang ayah…..karena mariyam sedikit pun tidak pernah tersentuh oleh laki-laki…” dan oleh karenanya disebut “anak Tuhan” tentu yang lebih layak dan lebih pantas adalah nabi Adam, bukankah nabi Adam bahkan tanpa dilahirkan ? tanpa ibu yang melahirkan dan tanpa bapa yang menyumbang benih ?

  42. IDA says:

    APA YANG TERTULIS DALAM AL -QURAN ITULAH YANG SEBAIK NYA KERANA AL QURAN KITAB YANG DIJAMIN OLEH ALLAH SENDIRI KEKAL HINGGA KIAMAT. KATA-KATA JIMINAN INI PUN ADA DLAMA AL QURAN. BANYAK KISAH DALAM AL QURAN YANG MANA IA UNTUK DIJADIKAN TEMPAT RUJUKAN PALING AGUNG. ILMU ALLAH. SIAPA KITA UNTUK MENIDAKKAN KALAM ALLAH? DALAM AL QURAN ADA CERITA-CERITA SEJARAH KAUM-KAUM YANG DULU…SAINS..ASTRONOMY..MATEMETIK …KISAH AKAN DATANG IAITU ALAM AKHIRAT TEMPAT PERSINGGAHAN MANUSIA YANG PALING AKHIR..DUNIA INI HANYA TRANSIT SAHAJA… ADA TEMPAT LEBIH KEKAL..IAITU AKHIRAT..AL QURAN MEMANDU KITA AGAR TIDAK TERTIPU DENGAN DUNIA YANG SEMENTARA..

  43. IDA says:

    ISA ADALAH RASUL ALLAH… SAMA MACAM MUHAMMAD RASULLULLAH…MATLAMAT RASUL ADALAH MENYAMPAIKAN KALAM ALLAH..PERINTAH ALLAH… AGAR HANYA ALLAH WAJIB DISEMBAH BUKAN YANG LAIN… DAN MUHAMMAD ITU RASUL TERAKHIR…KISAH KELAHIRAN MUHAMMAD RASULULLAH PUN ADA DALAM KITAB-KITAB LAMA YANG MANA NABI-NABI DAN RAUL-RASUL LAIN TELAH MENCERITAKANNYA..CONTOHNYA ORANG YAHUDI DAN NASRANI SENDIRI TAHU KELAHIRAN NABI TERAKHIR INI… MEREKA TAK DAPAT TERIMA HAKIKAT KERANA MUHAMMAD BUKAN DARI BANGSA MEREKA..ISRAEL…DICERITAKAN DALAM AL QURAN BAHAWA ORANG YAHUDI MENGENALI MUHAMMAD MELEBIHI MEREKA MENGENALI ANAK MEREKA SENDIRI… YAKNI MEREKA KENAL MUHAMMAD KERANA DALAM KITAB MEREKA DAN NABI-NABI TERDAHULU PERNAH MEMBERITAHU MEREKA TENTANG KEDATANGAN RASUL YANG AKAN MEYEMPURNAKAN TUGAS – TUGAS RASUL SEBELUM INI..

  44. IDA says:

    KENAPA LAH ORANG NASRANI TERLALU PELIK TENTANG KELAHIRAN NABI ISA? ALLAH PUNYA KUASA MAMPU MELAKUKAN APA SAHAJA…ITULAH TANDA BERKUASANYA ALLAH YANG MAHA PENCIPTA..

  45. sardi romadhon says:

    KITA SEBAGAI MANUSIA SEHARUS NYA BERSYUKUR.KARENA KITA DICIPTAKAN OLEH [ALLAH] MAHLUK YG MULIA.

  46. Nabi Isa adalah Nabi yang tidak mempunyi bapa. Sacara manusiawi. (Tapi kekuasaan Tuhan) Mutlak. …Jadi bila Tuhan diangkat sebagai bapa Nabi Isa, maka pemikiran ini adalah pemikiran masih pemikiran manusia… bukan nya kekuasaan Tuhan
    Kalau pemikiran pemikiran kemanusian yang dipakai, maka nilai ke-Imanan hilang

  47. yanto says:

    al-Quran adalah petujungjuk dan pedoman hidup.

    jadi semua petunjuk kebenaran ada di alquran.

  48. islam (slamat) says:

    Cek dulu

  49. wian says:

    hai orang yahudi dan nasrani,, segera berfikir yg jernih.. agar kamu itu tidak masuk neraka selamanya,,

  50. ahmad says:

    Klo bukan nabi isa yg disalib berati waktu penyalipan seluruh saksi serta murid isa almasih tertipu oleh Allah karna secara diam2 Allah mengganti isa dengan yg diserupakan ya…apakah Allah berdemikian sifat ya sehingga memberi keraguan” pada umat manusia … Jadi iblis / Allah yg jadi penyesat umat manusia ya? Jadi bingung garuk” kepala🙂

    yang tertipu anda atau murid2 nabi isa ? yang menyebutkan diganti secara diam2 darimana ? yang menyebutkan yesus disalib kan bible, trus yang mengatakan bible yang ada saat ini adalah injil firman ALLAH SWT kepada nabi isa sehingga bisa dipercaya isinya siapa ?

    bible adalah ucapan orang2 yang “dianggap ucapan” murid yesus sementara injil dalam islam adalah firman ALLAH kepada nabi isa yang belum ada dalam sejarah sampai saat ini yang menyebutkan proses dibukukan/dikitabkan menjadi bible. Dalamilah sejarah dengan baik…

  51. HZ says:

    kalian liat di ACEH waktu shunami , semua rumah dan rukoh rata sama air .. tapi mesjid lah yang jadi tempat berlindung umat islam . di mesjid raya juga ada cina langsung masuk islam setelah mengliat malaikat yang sedang usir air.. banyak pertanda nya ..

  52. Oh itu cuma Kisah yg di Imani dari Qur an, and Injil, Tetap pada Nabi Ibrahim adalah Bapak dari semua nabi , hanya di pisah dari 2 keturunan, yakni Iskak dan Ismail. dan dari Ibu berbeda and Iskak punya anak Yakub ini sudah dinamakan Bani Israil, sampai Nabi Isa almasih. dan perlu dimengerti agama ini diturunkan dan diperuntukan buat kaum Israil.
    Untuk Nabi Ismail kemungkinan sejak nabi keturunan Iskak-Yakub (bani Israil )seterusnya selalu ada penyelewengan Akidah dan apakah Allah mungkin sudah tak percaya lagi terhadap Bani Israil maka di ambilah Nabi Terakhir daari Bani Ismail yaitu Nabi Mohammad SAW.

  53. beldwin win says:

    kitab kmu lah yg salahh,,sebab kmu hanya membaca di kitab kmu,dan tidak pernah melihat ke asliannya,karna pertinggal nya dsana(israel)benar2 ada..yg saya ragukan itu nabi muhamad,koq bisa ya dia nikah 4 x???

  54. Delau says:

    Kita jgan terlalu anggap kepercyaan kta yg bnar, Kbanyakan Saat ini Muslim sok suci Prempuan pke jilbab pdahal cwenya gag bnar, Muhammad jah Punya banyak istri,,,
    TUHAN YESUS KRISTUS DALAM ALQURAN. https://m.facebook.com/photo.php?fbid=598301526864627&id=15000584049141&set=a.136898203006314.23502.10001584049141&refid=17
    Oleh: Samuel Benny

    ISLAM DALAM ALKITAB : http://jalanibrahim.wordpress.com/

  55. Manweljs says:

    syalom,, saya tidak mau menyebut ISA karena bukan nama itu yg kami muliakan,, Yesus (Yeshua dalam bahasa Ibrani) / Jesus Christ tidak pernah mengajarkan agama, kuasa kegelapan lah yg mengurungNya dalam agama, Rasul Paulus juga tidak mengajarkan agama, Kristen = pengikut Kristus, (Yunani>Eklesia) adalah orang yang dipanggil keluar dari gelap kepada Terang yang ajaib. Yesus Kristus datang kedunia untuk menjadi korban penebusan dosa bagi seluruh manusia yg percaya kepadaNya,,,

    Yohanes14:6 ; Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

    tidak ada jalan lain pada keselamatan kekal selain Yesus, Allah sudah menyediakan jalan yg terbaik bagi manusia dengan Yesus sebagai penebusan dosa.

    pertanyaannya: apakah Allah Maha Pengasih? Kalau Allah Maha Pengasih mungkin atau tidak Dia melakukan itu??? mengorbankan Yesus Kristus sebagai korban penebusan dosa saudara dan saya???

    tidak ada jalan lain saudaraku,,, Allah mengasihi saudara dan saya,,

    apakah dengan melakukakan hukum Taurat saudara bisa selamat??? TIDAK

    Allah itu sempurna dan kudus, jadi kita harus sempurna dan kudus untuk bisa bersama-sama denganNya, tidak ada satu dosa pun yg diterimaNya, jadi dengan darah Yesus lah kita disucikan dan dilayakkan.

    Roma 3:19. Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.
    3:20 Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.
    3:21 Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi,
    3:22 yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.
    3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
    3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

    Roma 5:20 Tetapi hukum Taurat ditambahkan, supaya pelanggaran menjadi semakin banyak; dan di mana dosa bertambah banyak, di sana kasih karunia menjadi berlimpah-limpah,
    5:21 supaya, sama seperti dosa berkuasa dalam alam maut, demikian kasih karunia akan berkuasa oleh kebenaran untuk hidup yang kekal, oleh Yesus Kristus, Tuhan

    syalom

  56. Gunrain cietiez says:

    Ass..
    Sbelum’y sya mNta maaf jika oMoNgan sya tidak brkenan d’hati anda untuk umat kristen,
    sya ingin brtanya tntang ajaran atau mNgajarkan cara beribadah kpada tuhan anda (yesus).
    JikaLau itu benar kLo mNurut anda (umat kristen) isa aLmasih d’salib apakah sbeLumnya Isa aLmasih itu mNgajarkan cara beribadah anda atau mNyebarkan ajaran2 tuhan anda & mNgajak anda untuk mNyembah isa aLmasih sbgai tuhan anda..?
    & apakah sbeLumnya dia (Isa aLmasih) mNgaku sbgai tuhan anda..?
    Sdangkan dia (Isa aLmasih) sdang mNgajak muridnya untuk mNyembah kpd aLLah SWT, bkan mNgajak untuk mNyembah dia (Isa almasih)..

  57. lia says:

    apapun komentar qlian smua tentang agama nasrani….saya tetap percaya pada Yesus Kristus dan hati nurani sayapun percaya pada Yesus Kristus……saya tetap percaya bahwa Yesus Kristus wafat dan disalibkan……saya percaya itu….saya percaya dan sangat percaya…..kepercayaan itu tersimpan didalam hati saya walaupun ada diantara qlian yang meragukan bahwa Yesus kristus telah wafat dan disalibkan yang menurut qlian tertera di alquran qlian……dan satu lagi,buat sya smua agama sama baiknya dimata Tuhan……mau itu katolik,kristen,islam,hindu,budha…buat sya smua agama itu bagus….tdk ada agama yang lebih tinggi daripada agama lain……smuanya sama…..

  58. lia says:

    dan saya juga sangat percaya dengan alkitab……

  59. AllahuAkbar says:

    Hai muslimin sodara ku yg di rahmati Allah SWT..

    Sudahlah jangan di perdebatkan, kan sudah tertera dalam Al-Qur’an kalau Nabi Isa tidak meninggal dia di angkat oleh Allah kemudian dia akan di turunkan untuk membunuh dajjal dan wafat…

    Jadi kalau sudah tertera dalam Al-Qur’an kita harus percaya 100% tapa ragu bahwa itu benar.. Insya Allah kita semua akan mendapatkan Rahmatnya🙂 O:)

    AllahuAkbar. Allah Maha Besar
    Subhanalloh. Maha Suci Allah

  60. wahyu says:

    menurut saya , memang benar agama yang baik itu islam dan agama yang disisi Allah itu islam ,
    sayang nya yang menyelamatkan umat manusia bukan agama tapi , TUHAN sendiri

  61. Jamil says:

    Al Quran surat 4.AN NISAA’ ayat 156:
    Dan karena kekafiran mereka (terhadap Isa), dan tuduhan mereka terhadap Maryam dengan kedustaan besar (zina),

    Al Quran surat 4.AN NISAA’ ayat 157:
    dan karena ucapan mereka : “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi ( yang mereka bunuh ialah ) orang yang di serupakan dengan ‘Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisi paham tentang ( pembunuhan ) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti prasangka belaka, mereka tidak ( pula ) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa.

    Kesimpulan:

    Jadi sungguh jelas isi Al Quran surat 4 ayat 157 dan 156, dalam ayat tersebut hanya ada dua kubu yang percaya dan yang kafir, sedangkan pembaca ( kaum Mu’min) diluar kubu tersebut sehingga jelas berada pada posisi netral !

    “karena ucapan mereka”, jadi mereka dalam ayat tersebut hanya orang-orang Yahudi yang berselisih paham yaitu antara keturunan Yahudi yang percaya dengan keturunan Yahudi juga yang tidak percaya / disebut kafir.

    Oleh karena itu tergantung pembaca Al Quran untuk memilih salah satu dari ucapan mereka! Apakah mau ikut ucapan mereka Yahudi yang percaya penyaliban 600 tahun sebelum ada Al Quran (mereka Yahudi yang percaya penyaliban berkata : “sesungguhnya kami telah membunuh”), atau mau ikut ucapan mereka Yahudi yang tidak percaya (mereka Yahudi yang tidak percaya / kafir terhadap penyaliban masa lalu berkata: “diserupai”).

    Dengan demikian terserah pembaca yang menyimak ayat tersebut, sebab dari awalnya sebelum Al Quran diturunkan bahwa yang meributkan tentang peristiwa penyaliban adalah orang-orang Yahudi saja, jadi untuk apa kita ikut-ikutan mereka.

    Kalau kita ikut-ikutan mengatakan: “tidak disalib” artinya kita ikut dukung Yahudi yang kafir, dan kalau kita mengatakan: “disalib” berarti kita mendukung keturunan dari saksi hidup Yahudi yang berasal dari daerah nazaret tempat kelahiran Yesus Kristus yaitu orang-orang yang disebut Nasrani dizaman itu atau sekarang disebut kaum Kristen apapun kelompoknya.

    Jadi mulai di wilayah jazira arab dizaman itu (600 tahun setelah zaman/era Yesus Kristus) kitab Al Quran merupakan kitab yang hak dari Allah untuk diberikan hak kebebasan kepada umat manusia yang berserah diri kepada Allah (orang Mu’min) yaitu orang-orang yang berpikiran “netral” / tidak berpihak kepada Yahudi kafir ataupun kaum Nasrani untuk memilih satu yang mana yang benar diantara keduanya ?

    Oleh karena itu apapun hasil pilihan pribadi para pembaca Al Quran akan “sempurna” karena tanpa paksaan!

    Dengan demikian kitab Al Quran adalah kitab yang “sempurna” untuk menghasilkan pendapat setiap pembaca yang mengkajinya, baik itu percaya ataupun ikut menyangkal !

    Ingat sekarang terserah anda setelah membaca Al Quran mau mengikuti yang mana ?

  62. Hamba ALLAH says:

    @Jamil

    Sepertinya anda dari golongan “ISLAM MODERAT” atau”ISLAM PEMBAHARU” yang tidak mengakui tafsir dari para ulama terdahulu dan berusaha menafsirkan AL-Qur’an sesuai keinginan sendiri hehehe…

    Al Quran surat 4.AN NISAA’ ayat 157 :

    “dan karena ucapan mereka : “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, ‘Isa putra Maryam, Rasul Allah”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi ( yang mereka bunuh ialah ) orang yang di serupakan dengan ‘Isa bagi mereka…”

    Jelas menyatakan bahwa Isa putra Maryam tidak dibunuh dan tidak pula disalib, tetapi anda justru bermain di ayat selanjutnya :

    “…Sesungguhnya orang-orang yang berselisi paham tentang ( pembunuhan ) ‘Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti prasangka belaka, mereka tidak ( pula ) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa”

    Apakah anda hanya sekedar sesat atau sudah menjadi sesat lagi menyesatkan ?

  63. Hamba ALLAH juga says:

    @ hamba ALLAH :

    Bro, ente ketipu… si jamil itu salibis pemuja trinitas lihat aja selain memanipulasi makna ayat AQ juga memutar balik tulisanya sendiri yang tidak percaya penyaliban dibilang yahudi kafir jd yang ga kafir percaya penyaliban hehehehe… please dah hari gene masih mau nipuuuuuuuuuuu

  64. aku says:

    Kalo mohamad roh kebenaran kenapa dia(mohamad) berdosa, dan banyak istri serta suka membuat kebijakan semau dia sendiri mengatas namakan Allah yang maha tahu dan suci supaya di percaya/di takuti oleh orang lain/umatnya. Yesus adalah suci….
    “Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu” (Matius 11:28).

    ﴾ Az Zukhruf:61 ﴿
    Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus

    “Dan sesungguhnya Isa itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat. Karena itu janganlah kamu ragu-ragu tentang kiamat itu dan ikutilah Aku. Inilah jalan yang lurus” (Qs 43:61).

    “Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: “Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada)-ku (Isa Al-Masih)” (Qs 43:63).
    “Dan sesungguhnya ’Isa Al-Masih itu benar-benar memberikan pengetahuan tentang hari kiamat” (Qs. 43:61).

  65. aku says:

    Yang berkata itu Jibril siapa ??? di kadalin setan yang mengaku jibrill…………kalau yesus tidak di salib..karena kalau sama ceritanya di salib tentu ga ada kitab quran,,,berarti percuma dong mohamad……….nulis kalau tulisannya sama wkwkwkwkw…………..Yesus …abad berapa mohamad abad ke berapa ????????

  66. trisanti says:

    islam rahmatan lil ‘alamin

  67. BasT says:

    1. Allah tidak punya agama (Ia punya Firman untuk dijalankan oleh manusia berdosa) yg kemudian disebut Manusia sebagai agama versi masing2.
    2. Taurat dan Injil itu benar adanya kalau itu bohong dari mana refrensi Quran yang jarak kelahiran kitab itu aja jauh banget. atau Quran karangannya muhammad.
    3. Isa harus disalibkan, kalau itu bohong berarti Allah itu bohong. (alias tidak ada)

  68. gogo says:

    mantabbb ….gan

  69. raihan nuranianto says:

    Penulis yang terhormat. Bisakah jelaskan ayat Al’Quran dalam Surah 3:55. Allah dng tegas menyatakan Isa akan mati. Iman Muslim mengatakan Isa tdk mati? Mana yg benar. AlQuran jg menyakan peristiwa salib benar2 ada. Satu hal yg perlu diingat, Injil ditulis oleh saksi mata peristiwa itu dibanding AlQuran yg muncul 600 tahun seteh itu. Jadi jelas informasi AlQuran tidak akurat dan cenderung miss dng pesan asli. Injil dpt drngan mudah menjawab tuduhan itu, sbab disana dibritakan pengakuan dari saksi mata yg tak semua murid Yesus, ada lerwira romawi yg kafir memberitakan siapa yg disalibkan. Dan paling penting AlQuran tdk pernah menyebut seorang nabipun dng sebutan mulia yakni Rohullah dan kalimatullah selain kepada Isa, bukan Nabi Muhamad.

  70. Heru says:

    Tuhan punya anak bukan dalam arti biologis.
    Kalau kita menyebut anak tangga, itu bukan berarti tangga punya anak
    Kalau kita menyebut jari manis itu bukan berarti jari itu kalau dijilat manis rasanya

  71. deah says:

    “Penjelmaan dan Penebusan”

    masalah pemahaman anak tdk perlu dihubungkan dg anak tangga atau daun pintu, kami Islam sgt memahami yang dimaksud kaum nasrani, sebagai tuhan yg menjelma jd manusia.

    Dalam beberapa diskusi kaum nasrani sering berapologi ketika ditanya:
    Mengapa tuhan harus menjelma jd manusia dan berdarah-darah secara sadis apakah tdk cukup jika tuhan hanya mengatakan “ku ampuni saja dosa kalian”, apakah tdk cukup??

    lalu org nasrani ber apology lagi, karena dlm sejarah masa lalul mulai adam hingga nabi-nabi yang lalu selalu gagal membawa ajaran tuhannya, dikarenakan kegagalan tersebut hingga Allah perlu turun langsung menjelma menjadi manusia. mereka memberi perumpamaan :

    “agar lebih sukses ‘ jika seekor binatang harus bisa menyamar menjadi binartang,agar lebih mudah menggiring binatang lain.”

    lalu muslim bertanya,
    supaya berhasil menggiring,
    apakah jika kita mau menggiring binatan domba haruskah kita menjadi domba dahulu?
    apakah jika kita mau menggiring binatang bebek haruskah kita menjadi bebek dahulu?

    bukankah lebih baik jika manusia tetap jadi manusia dengan segala kelebihan akalnya untuk menggiring binatang tersebut?

    bukankah lebih baik jika Allah tetap jadi Allah yg maha kuasa dengan segala ilmunya dan ampunannya tanpa perlu menjelma atau menyamar?

    Sesungguhnya Dasar logika kristen sangat sesat dan keji yg dibangun oleh orang sesat yang masih dipengaruhi oleh ajaran konsep penebusan pagan kuno.

  72. nia ryan dhany says:

    ya elah bro….
    saya yqng bernama erni bisa di bilang orang yang tidak sempurna…
    jika di bilang berdebat tentang agama sih saya dari hati ga bisa..
    tp menurut saya, agama itu tujuannya sama tidak ada yang berbeda, yaitu melakukan yan benar dan yang terbaik juga. maaf’ jika ada yang salah dari perkataan saya, yang saya tau bnyak hal yang kita tidak tau tentang agama…
    karena bukan hanya satu saja orang berdosa di dunia ini, tetapi banyak bahkan semua orang berdosa…. setiap orang pnya kepercayaan masing masing, saya belajar tentang menghargai agama… dan agama saya tidak pernah meniadakan TUHAN agama lain.
    agama saya tidak pernah mengatakan tiada ALLAH selain tuhan, tapi mereka yang mempunyai kepercayaan yang sangat luar biasa saja telah meniadakan tuhan..
    banyak pertanyaan yang telah saya jawab dari teman teman saya yang bermaksud untuk membuat saya diam dan jatuh, menanyakan banyak tentang tuhan. tp saya yakin bahwa maha pencipta tidak akan membiarkan saya diam. saya menjawabnya sesuai dengan yang saya tau….
    jangan pernah bilang agama kristen adalah agama penipu… tp dalam agama kristen tidak pernah dikatakan kasihanilah kaum kristiani saja,
    tp kasihanilah sesamamu manusia.

  73. sanny says:

    banyak orang yang tidak tau apa apa tentang agama sudah berani memunculkan muka disini………..
    mungkin dia bisa di bilang sok tau,

  74. Sanantiasa says:

    Syalom…hay saudara terkasih kalian baca Yohanes 14:6 di sana kita dapat lihat dan baca Kata Yesus :” Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa , kalau tidak melalui aku.”
    Sory saya bukan menjadi penghalang kepercayaan anda bagi pengikut Islam .
    Saya pernah membaca di sebuah buku , Kata Muhamad:” Doakanlah aku agar aku selamat , jika aku selamat aku akan mendoakan engkau.” Sekali lagi saya minta maaf kepada saudara saya yang non Kristen sekali lagi saya minta maaf jadi blm tentu Nabi Muhamad SAW selamat , jika dibandingkan dengan Yohanes 14:6 Yesus sudah pasti selamat. Hai orang yang kurang percaya jjangan engkau ragu.

  75. jzsssssdnx says:

    yang kMu pigi sembah patung tu Apa pasal
    nabi isa kan Juga manusia..
    yang patut kamu sembah Hanya Lah Allah.
    insaf lah kau wahai manusia..
    ya Allah ampunilah dosa2 Kami ya allah…

  76. anugrah says:

    Menurut sebagian orang berita injil adlah kebodohan,,namun bagi mereka di di karunia Roh Kudus,berita injil adalah kasih karunia,,

  77. ej says:

    Islam bukanlah agama yang baru tapi agama penyempurna ajaran ajaran Nabi dan Rasul sebelum Nabi Muhammad SAW,

  78. ej says:

    Dalam Islam (Rukun Iman yang ke 3. beriman kepada kitab-kitabNya, dan 4.beriman kepada para Rasul Nya) apa saja kitab-kitab Allah yang wajib kami ketahui dan kami percayai 1. Taurat 2. Zabur 3. Injil dan 4. Al-Quran. dan Para Rasul Allah yang wajib kami ketahui dan percayai itu ada 25 mulai dari Nabi Adam As sampai Nabi Muhammad SAW Rasul terakhir…..
    kesimpulannya bahwa Sejak Nabi Adam As sampai dengan Nabi Muhammad SAW yang di ajarkan itu untuk menyembah Allah SWT dan Muhammad diangkat oleh Allah menjadi Rasul untuk menyempurnakan Ahklak manusia dan ajaran-ajaran para Nabi Nabi pendahulunya agar manusia itu menyembah Allah SWT, bahwa tidak ada Tuhan Selain Allah…

    Tidak ada keraguan lagi bahwa Isa As itu seorang Nabi dan Rasul Allah SWT dan bukanlah Tuhan,
    boleh lah kalian mentafsirkan bahwa Nabi Isa itu juru selamat, itu memang benar karena Isa As di angkat oleh Allah sebagai Rasul untuk menyampaikan ajaran agar manusia menyembah Allah SWT dan barang siapa yang menyembah Allah itu akan selamat tapi yang menyembah selain Allah itu tidak akan selamat….
    didalam Kitab Injil tertulis bahwa akan datang Nabi Sesudah Isa As Nabi Akhir Jaman yaitu Muhammad Rasullulah…..
    bagi orang yang yang mengaku paham dan ahli juga pengikut Injil sejati seharusnya mereka patuh dengan perintah Allah yang tertulis dalam Injil agar mengakui Kenabian Muhammad Rasulullah dan mengikuti ajarannya yaitu Islam..

  79. Cis says:

    Dear yang comment2 diatas, saya menikmati pendapat kalian masing-masing.
    ada yang mau saya sampaikan juga, bahwa dalam alquran tampaknya semua ada keragu2an padahal Al-quran dikatakan “sempurna”.
    seperti yang di tulis oleh penulis, “Al-Quran tidak secara tegas menyebutkan siapa yang disalib.”
    kenapa?
    lalu pada “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al Qur’an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang memang benar.QS. al-Baqarah (2) : 23
    Mengapa ada kata keragu2an?
    Kemudian simak cerita berikut ini :

    Dalam kedua Alkitab dan Al Qur’an, Abraham adalah seorang tokoh penting. Di satu sisi melalui putra sulungnya Ismael dan di sisi lain melalui anaknya Ishak, ia dipercaya sebagai bapa dari bangsa Arab dan bangsa Israel. Perjanjian Baru memberikan arti simbolis pada kekerabatan ini, sebagaimana ditentukan oleh iman dan bukan karena keturunan.

    Dalam kedua buku, Abraham meninggalkan masa lalu dan merintis jalan-jalan setapak yang baru. Dalam Alkitab, dia meninggalkan ayah dan kaumnya untuk mengikat perjanjian dengan Allah, di mana tanah Kanaan telah dijanjikan untuk keturunannya, dengan syarat tingkah laku yang baik. Jadi, Alkitab menceritakan bagaimana Allah menjadi satu-satunya Allah bagi bangsa ini.

    Secara sepintas Al Qur’an juga merujuk ke tanah yang dijanjikan Allah kepada bangsa Israel. Tetapi konsep Tanah Perjanjian biasanya mengacu pada Taman-taman Surgawi yang dijanjikan bagi semua orang yang benar. Tingkat abstraksi yang lebih tinggi ini juga dipertahankan dalam kisah Abraham. Hal ini tidak begitu banyak berbicara tentang hubungan khusus Allah dengan orang-orang tertentu, sebagaimana dalam monoteisme yang pada prinsipnya berlaku bagi seluruh umat manusia.

    Dalam Al Qur’an Ibrahim membebaskan diri dari ilah-ilah palsu, menyadari bahwa apa yang dipuja oleh orang lain – matahari, bulan, dll – hanyalah beberapa aspek dari penciptaan. Allah, Sang Pencipta, jauh lebih tinggi dari semua yang diciptakanNya. Dengan demikian, monoteisme dinyatakan secara umum berlaku untuk semua bangsa dan bertentangan dengan politeisme dari nenek moyang mereka (dan Ibrahim). Penghancuran berhala yang dilakukan Abraham membangkitkan amarah para pengikutnya, mereka melemparkannya ke dalam api. Tetapi Allah mendinginkan panas api yang menjilat Abraham dan menyelamatkannya. Abraham kemudian meninggalkan ayah dan kaumnya untuk menemukan jalan hidupnya sendiri. Penekanan pada larangan membuat patung ukiran dan menyembah berhala dalam kisah Abraham ini adalah hal penting dalam Alkitab, namun ditujukan terutama dalam konteks kisah Musa.

    Kedua Kitab Suci juga mengisahkan peristiwa dramatis yang melibatkan kedua anak Abraham. Menurut Alkitab, Ismail, putra pertamanya, dikandung oleh Hagar, seorang budak Mesir, atas permintaan Sarah, istri Abraham yang mandul. Cerita Alkitab lebih mengisahkan tentang prasangka, pengasingan dan penderitaan. Dua kali, Hagar dipaksa untuk meninggalkan tenda Abraham dan melarikan diri ke padang pasir. Dua kali Allah dan malaikat-malaikatNya mengulurkan tangan membantunya. Jadi, Hagar menemukan sumur ‘Zamzam’ tepat sebelum Ismail mati kehausan.

    Beberapa kata dalam Al Qur’an menceritakan secara positif mengenai Ismail. Ia disebutkan dalam satu nafas dengan para nabi besar. Kisah Hagar diceritakan secara ringkas, dengan tanpa menyebut Hagar. Makna ungkapan dari 14 Ibrahim, 37, “… aku telah menempatkan sebahagian keturunanku … di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, …” menjadi jelas bahwa menurut tradisi (Hadis) Ibrahim tidak hanya sekedar mengirim Hagar dan Ismail ke padang gurun – sebagaimana diceritakan dalam Alkitab – tetapi membawa mereka ke reruntuhan Ka’bah, Rumah Suci yang dibangun oleh Adam di Mekah. Di tempat yang liar dan kering itu, Hagar berjalan bolak-balik tujuh kali antara dua pegunungan, as-Safa dan al-Marwa, dengan putus asa mencari air untuk putranya. Sebagai bentuk penghormatan kepada Hagar, tindakan Hagar ini kemudian menjadi bagian dari ritual ibadah haji ke Mekah; para peziarah masih minum air dari sumur (ZamZam) yang pernah menyelamatkan Hagar dan Ismail.

    Al Qur’an juga memuji putra kedua Abraham, Ishak. Baik Alkitab maupun Al Qur’an keduanya menggambarkan pemberitaan tentang kelahirannya yang disampaikan oleh para malaikat utusan dan keajaiban seorang anak yang lahir dari orang tua yang sudah lanjut usia.
    Peristiwa dramatis dari Ishak yang hampir saja dikorbankan oleh Abraham juga disebutkan dalam Al Qur’an, tetapi menurut tradisi Islam, korban yang dimaksud adalah Ismail. Ada perbedaan tipis antara kedua versi cerita ini. Tidak seperti Abraham dalam Alkitab, Ibrahim tidak menerima perintah dari Tuhan, namun bermimpi dan melihat dirinya sedang mengorbankan anaknya. Mungkin karena Ismail lebih tua pada saat itu, sang ayah membicarakan perihal korban tersebut dengannya. Sedangkan Abraham dalam cerita Alkitab tidak melakukannya. Yang perlu diperhatikan adalah kesediaan Ismail untuk bekerja sama dalam korban tersebut.

    Ismail, yang namanya tidak disebutkan dalam kisah pengorbanan, secara eksplisit disebutkan dalam cerita tentang pembangunan (kembali) Ka’bah. Dia membantu ayahnya menyiapkan tempat suci untuk pesta pengorbanan, guna memperingati penyelamatan putra Abraham, sebuah pesta dirayakan.
    Menurut Alkitab, dua bersaudara bertemu sekali lagi di pemakaman ayah mereka. Ishak menerima berkat Tuhan setelah Abraham wafat; Ismail tidak. Ribka istri Ishak kemudian melahirkan Yakub, yang pada gilirannya, adalah ayah dari Yusuf.

    Kisah Alkitab tentang Yakub dan tangga serta pertarungannya dengan malaikat tidak tercantum dalam Al-Qur’an, oleh karena itu, kisah ini tidak dimasukkan dalam antologi ini. Al-Qur’an hanya secara singkat menyebutkan Yakub yang bersama dengan Ishak ayahnya dan kakeknya Abraham, disanjung di tempat yang tinggi. Mereka memperkenalkan kewajiban Shalat (doa) dan Zakat (amal) dan tahu dari pahala surgawi bagi mereka yang berbuat baik.

    Dalam Al Qur’an, surah 14 diberi nama Ibrahim. Dalam Alkitab, ceritanya ditemukan dalam Kejadian, dengan referensi singkat kepadanya di tempat lain. Di tengah-tengah cerita, namanya berubah, dari Abram menjadi Abraham dan dari Sarai ke Sarah, karena alasan-alasan yang dijelaskan dalam Alkitab.

    Kita hidup di dunia global di mana Anak-anak Abraham semakin hidup berdampingan di negara-negara Muslim dan di Eropa dan Amerika.

    ini webnya http://www.alquranalkitab.net/verhaal.php?lIntEntityId=17

    nah disini ada kata yang membuat ragu lagi, Ismail adalah anak yang datang ke arab untuk membangun ka’bah. Karena Allah sendiri mengatakan bahwa ismail akan di karuniakan sebuah kerajaan.
    Tetapi yang diurapi adalah ishak yang pergi ke israel, kemudian lahirlah Juru Selamat disana.

    Inilah yang membuat kita terpecah saudaraku, kita sama-sama keturunan abraham.

    Untuk apa Allah mengaruniakan Anaknya? Sesungguhnya hai saudaraku, kita tidak bisa terlalu memperdebatkan masalah ini. Karena pikiran manusia terbatas sekali. Tuhan tidak mempunyai batasan. seperti yang dikatakan tadi Allah sanggup membuat musa membelah laut, nuh membuat bahtera dengan semua ada didalamnya. Apakah masuk akal juga Tuhan menurunkan Anaknya? Ini masuk akal sekali, kenapa? Karena “Yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah!(Lukas 18:27, BIS).
    Apakah alasan kita menebak2, jika sudah jelas tertulis demikian?
    lalu kalau benar nabi Isa adalah nabi terbesar sepanjang sejarah di al-quran, tetapi mengapa muhammad yang diagungkan? sedangkan muhammad datang membawa pedang/ raja perang. Sedangkan nabi Isa membawa kasih, mujizat ajaib. Terlihat jelas perbedaan yang jauh antara Yesus dan muhammad, Kenapa nabi Isa terlihat seperti disembunyikan, padahal kalau menurut Al-quran sendiri, nabi Isa dijelaskan secara terperinci, mulai dari kehidupan dan asal muasalnya yaitu Ibunya Maria.

    Dulu engga ada agama sob, jadi engga ada namanya agama paling tinggi, atau benar. Karena Adam manusia pertama sendiri tidak ada agama, melainkan hanya percaya kepada Tuhan penciptanya. Tuhan menciptakan dunia dan segala isinya, untuk apa dia menetapkan satu agama yang benar? karena agama itu hanya ‘wadah’ atau panggilan sbagai apa yang kita percayai, jika anda bilang agama islam lah yang benar, itu salah. Karena kami juga dari tadi engga ada bilang kristen yang benar.

    Kenapa Tuhan Yesus capek2 datang nyelamatin, seperti kata comment diatas, kenapa engga bilang ‘langsung diampuni saja’? Kalau gitu enak banget dong kita bro, kita gak berhak bilang kaya gitu sama Tuhan, karena Kuasa Tuhan tidak ada yang tau batasnya/tidak terbatas, jangan seperti kita tau jalan pikiran Tuhan. Kalau gitu enak dong kita semena2 buat dosa, kalo langsung bilang gitu? Dia disiksa dan mati disalibkan kemudian bangkit pada hari yang ke-3.
    Maksudnya disini adalah, Dia rela mengorbankan Anaknya sendiri, sehingga manusia menjadi berhikmat dan ‘sadar’ bahwa Allah sendiri sangat mengasihi orang percaya. Karena masa sebelum Yesus yaitu Adam dan hawa telah memutuskan hubungan kita dengan Tuhan *sehingga kita tidak bisa bertatapmuka dengan Tuhan* karena dosa. Yesus datang untuk menyambungkan tali yang terputus itu lagi, agar umatNya tidak kehilangan sosok Allah dalam hidupnya. Pribadi saya sendiri sangat percaya Kepada Yesus, Kuasanya nyata. Pada akhirnya dengan semua teori yang ribet dan tidak ada ujungnya ini, akan berakhir pada kepuasan rohani kita, Untuk apa Tuhan menciptakan hati jika manusia hanya berjalan melalui pikiran. Saya merasakan betul2 pengurapan dalam hidup saya. Kalaupun dikatakan kita berbicara secara ilmiah. Lebih ilmiah lagi ajaran sesat seperti Illuminati atau yang lainnya, karena penelitian dilalukan oleh manusia yang terbatas kemampuannya. Apakah anda percaya manusia atau Tuhan yang anda rasakan dari hati nurani anda sendiri?

    Saya juga kurang setuju jika dikatakan umat kristiani itu mempunyai misi kristenisasi atau apalah. karena misi kami sebenarnya, kami ingin kita semua selamat, karena semua fiman dalam Al-kitab akan digenapi pada hari kiamat, yaitu kitab Wahyu.
    Karena apabila ia benar2 mengenal Allah, Anak, dan Roh Kudus, pasti ia merasakan secara rohaniah, bukan hanya dengan cara pikiran, logika. Semua itu berasala dari Tuhan.

    Kita hanyalah manusia yang mencoba2 mencari kebenaran, padahal kita hanya mencari kepuasan hati yang bisa mengisi kekosongan ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua.

  80. Cis says:

    Lanjutan : Menurut Al-quran sendiri, nabi Isa dijelaskan secara terperinci, mulai dari kehidupan dan asal muasalnya yaitu Ibunya Maria.sedangkan Muhammad tidak jelas asal muasal keluarganya.

    Coba anda lihat video kesaksian ini :

    Tuhan Yesus memberkati kita semua.

  81. Cis says:

    Ini membuktikan perkataan Alkitab telah digenapi :

    Dunia membenci Yesus dan murid-murid-Nya.

    15:18 “Jikalau dunia membenci kamu, t ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu. 15:19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu u dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu. v 15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. w Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu 1 ; x jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu. 15:21 Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, y sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku. z 15:22 Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata kepada mereka, a mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang mereka tidak mempunyai dalih bagi dosa mereka! b 15:23 Barangsiapa membenci Aku, ia membenci juga Bapa-Ku. 15:24 Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan c orang lain, mereka tentu tidak berdosa. d Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka membenci baik Aku maupun Bapa-Ku. 15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat e mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan. f 15:26 Jikalau Penghibur g yang akan Kuutus dari Bapa h datang, yaitu Roh Kebenaran i yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. j 15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, k karena kamu dari semula l bersama-sama dengan Aku.”

  82. cis says:

    Kami tidak bisa membuat anda sekalian percaya, karena kami hanya manusia fana. Kepercayaan bukan hanya tentang pikiran logika atau ilmiah, ingat Tuhan juga menciptakan hati, hati yang percaya, hati yang merasakan apa yang benar. Lalu, apa guna jika logika anda berjalan dan pikiran anda pandai mendefinisikan suatu sejarah apabila hati ini masih dibalut kekosongan. Saya sendiri tidak suka kekosongan, kehampaan. Dari semua perdebatan yang saya baca, sesungguhnya kepercayaan itu indah bila dirasakan dengan hati.
    Saya sendiri sering merasakannya, memanggil Allah itu Bapa, Bapa atau Ayah, Ayah yang baik tidak mungkin memberi roti beracun pada anaknya, kemudian anak Allah yang mengaruniakan Anaknya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus, dimana melalui Dia kita akan sampai kepada Bapa, dan Roh kudus yang senantiasa menuntun jalan kita kejalan yang benar melalui TuhanYesus untuk sampai kepada Bapa/Allah. Itulah mengapa kami menyebutnya 3 in 1.
    Mau sampai kapanpun kami menegur, kalau anda sendiri belum merasakan hadiratnya dihidup anda, anda sekalian memang tidak akan percaya, tetapi sekali anda menerima Dia adalah Anak Allah, maka anda akan tahu bagaimana rasa yang tidak bisa kami ungkapkan dengan kata-kata ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amen.

  83. cis says:

    Kami tidak bisa membuat anda sekalian percaya, karena kami hanya manusia fana. Kepercayaan bukan hanya tentang pikiran logika atau ilmiah, ingat Tuhan juga menciptakan hati, hati yang percaya, hati yang merasakan apa yang benar. Lalu, apa guna jika logika anda berjalan dan pikiran anda pandai mendefinisikan suatu sejarah apabila hati ini masih dibalut kekosongan. Saya sendiri tidak suka kekosongan, kehampaan. Dari semua perdebatan yang saya baca, sesungguhnya kepercayaan itu indah bila dirasakan dengan hati.
    Saya sendiri sering merasakannya, memanggil Allah itu Bapa, Bapa atau Ayah, Ayah yang baik tidak mungkin memberi roti beracun pada anaknya, kemudian Allah yang mengaruniakan Anaknya yang tunggal yaitu Tuhan Yesus Kristus, dimana melalui Dia kita akan sampai kepada Bapa, dan Roh kudus yang senantiasa menuntun jalan kita kejalan yang benar melalui Tuhan Yesus untuk sampai kepada Bapa/Allah. Itulah mengapa kami menyebutnya 3 in 1.
    Mau sampai kapanpun kami menegur, kalau anda sendiri belum merasakan hadiratnya dihidup anda, anda sekalian memang tidak akan percaya, tetapi sekali anda menerima Dia adalah Anak Allah, maka anda akan tahu bagaimana rasa yang tidak bisa kami ungkapkan dengan kata-kata ini. Tuhan Yesus memberkati kita semua. Amen.

  84. Andre says:

    Berarti Isa Almasih enggak pernah Mati dan bangkit kembali ya? Krn artikel diatas Isa langsung diangkat kesorga

  85. Tirza says:

    Knapa Harus baca buku sejarah ini dan itu,.. Kalau memang dalam tiap agama itu ada kitab suci, cukup pelajari itu saja tidak usah baca buku yang lain,. Nabi Isa itu istimewa kalau mau baca di Kitab Suci Umat Islam itu fakta, kenapa itu istimewa ya yang memegang kitab suci itu yang tau peljarilah baik2. Kalau saya sih, memegang Alkitab sebagai kitab suci, dan sampai sekarang banyak isi dalam alkitab yang belum saya pahami. Jadi kalau mau berdebat di sini,. Tidak ada faedahnya,. Yang saya tahu, agama apapun kita kita tidak mampu menyelami pikiran dari Tuhan kita masing2, kenapa kita tdk memperdalam pengenalan kita kepada Tuhan kita masing2,. Tuhan itu esa, tapi jika kita percaya Tuhan kita itu berkuasa, apa Dia tidak mampu membuat sesuatu hal yang mustahil dan di luar pikiran manusia,. Intinya tujuan kita itu sama SURGA, tapi tinggal dari kita apakah jalan kita itu benar atau salah, dengan kepercayaan kita masing2 mari lebih kita mengenal kepercayaan yang kita pegang.

  86. ghk says:

    inilah contoh manusia yang menutup mata kepada kasih Yesus🙂 Tuhan Yesus mengasihimu meskipun kamu menyangkal. Saudarakj, aku sarankan kamu bersiap karena kedatangan Yesus yang kedua sudah semakin dekat. Amin

  87. follower of the truth says:

    Akulah jalan Kebenaran dan Kehidupan, tidak ada seorangpun yang dapat datang kepada Bapa jika tidak melalui Aku…..

    Di akhir jaman, kok yang turun ke dunia bukannya Nabi Muhammad ya? Kemana Beliau?
    Tahukah Anda, apa yang terjadi ketika akhir jaman? Yesus tidak hidup untuk menjalankan ajaran Nabi Muhammad, melainkan akan memisahkan kambing dan domba….
    Orang yang percaya kepada Allah di dalam nama Tuhan Yesus akan dibangkitkan bersama-sama dengan Dia……

  88. kirana says:

    Iya it sngt benar. Saudara kt nasrani tlh mmbuat kslhan besar dgn mnganggp nabi kita isa sbgai tuhanx pdhl tiada tuhan slain allah dn hax satu untk dunia. Mereka yg mnyembah patung adlh prbuatan yg musryik, berdusta mnduakan allah. Astgfirlah…smga kita tdk trmsuk org” sprti it

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s