Poetry Hujan : Nyanyian tepi pantai

Tegak disini pada bentang bumi
termangu pasrah dihimpit sunyi yang gemersik
sepi kali ini kataku kemarin…
sepi saat ini ujarku hari ini…
sementara deru ombak mematahkan makna sunyi
dan camar – camar tetap saja beryanyi tanpa perduli
pada tonggak – tonggak yang berdiri memancang angkuh di pingiran tepi

Ahhh… Senja merajuk hari ini
sedikit tersungut pada mentari yang mulai surut
merajuk pada hujan pemalu yang berkilau diterpa semburat jingga sang mega
dan para camarpun memekik gegap gempita
“sini… sini… nikmati lukisan sang pencipta” ujar mereka
dadaku pun mengembang tanda suka cita
sungguh bahagia adalah kata yang sulit dicerna

Puisi ini diikutsertakan pada Kuis “Poetry Hujan” yang diselenggarakan oleh Bang Aswi dan Puteri Amirillis

About Ferry ZK

Aku adalah gumpalan daging gempal yang membungkus tengkorak yang pada bagian luarnya diberi bentuk sehingga bisa digolongkan sebagai manusia.
This entry was posted in feelin' Blue. Bookmark the permalink.

3 Responses to Poetry Hujan : Nyanyian tepi pantai

  1. chocoStories says:

    Bagus yaa😀
    Pantai emang selalu indah dan inspiratif🙂

  2. terimakasih atas partisipasi sahabat dalam kuis poetry hujan..^^

  3. indah ya ..
    jadi pngen ke pantai🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s