Aku ini Tuhan…

Aku ini Tuhan
sebab mati hidupmu aku yang tentukan
ingat, belati di dadamu telah hampir kuhujamkan
masihkah mencari yang tak terbayangkan

Aku ini Tuhan
sebab Aku lembut lagi penuh kasih memabukan
darah dan dagingku adalah roti dan anggur kenikmatan
telah kuselamatkan engkau dari dosa dan penderitaan

Aku ini Tuhan
sebab aku adalah yang engkau inginkan
bengis atau lemah lembut engkau yang tentukan
halal dan haram sesukamu engkau jabarkan

Aku ini Tuhan
sebab ALLAH telah terlupakan
terselip jauh di lubuk hati bagian dalam
terhimpit lemak kukufuran bergelimang darah penyesatan

Aku ini engkau Tuhan-kan
sebab iblis duduk nyaman bersebelahan
dalam benak nafsu dan selera penafsiran
tunggulah hari pembalasan.

Pertengahan Juli 2007.

About Ferry ZK

Aku adalah gumpalan daging gempal yang membungkus tengkorak yang pada bagian luarnya diberi bentuk sehingga bisa digolongkan sebagai manusia.
This entry was posted in feelin' Blue, Insyaf Yuuu.... Bookmark the permalink.

24 Responses to Aku ini Tuhan…

  1. jsofian says:

    Wah, Bro Ferry sudah mulai insyaf…

    Aku ini Tuhan
    sebab lembut lagi penuh kasih memabukan
    darah dan dagingku adalah roti dan anggur kenikmatan
    telah kuselamatkan engkau dari dosa dan penderitaan

    Tapi…

    Aku ini engkau Tuhan-kan
    sebab iblis duduk nyaman bersebelahan
    dalam benak nafsu dan penafsiran
    tunggulah hari pembalasan.

    GBU.

  2. dewo says:

    (** SORRY Bro Ferry. Komentar di atas bukan dari JSOFIAN, tapi dari aku. Notebookku barusan dipinjam bos dan dia login di WP pakai account-nya **)

    Wah, Bro Ferry sudah mulai insyaf…

    Aku ini Tuhan
    sebab lembut lagi penuh kasih memabukan
    darah dan dagingku adalah roti dan anggur kenikmatan
    telah kuselamatkan engkau dari dosa dan penderitaan

    Tapi…

    Aku ini engkau Tuhan-kan
    sebab iblis duduk nyaman bersebelahan
    dalam benak nafsu dan penafsiran
    tunggulah hari pembalasan.

    GBU.

  3. Ferry says:

    @ Bro Dewo,

    kekeke sebenernya ini kegelisahan hati gw aja, coz saudara semuslim aja skrg cenderung menafsirkan Tuhan sesuka mereka, men-satire-kan Tuhan tanpa rasa dosa, Tuhan yang lembut dan penuh kasih dan tidak mungkin mengancam dengan siksa juga ternyata diimani saudaraku seiman bukan hanya nasrani saja, padahal jelas – jelas dalam AL-QUR’AN sudah dinyatakan bahwa siksa ALLAH sangat pedih dan supaya menjadi takut akan dosa.

    Salam Damai.

  4. lyntrias says:

    Duh….kesannya kok Tuhan itu kejam dan egois…. bukankah DIA Maha Pengasih dan Penyayang.. dan tidak menghukum setimpal dengan kesalahan kita?
    Tuhan tidak pernah menyiksa….
    Karena Tuhan mengasihi kita… maka DIA pun meminta kita untuk menyebarkan kasih yang telah kita terima dariNya.
    Bayangkan jika Tuhan menyiksa manusia…. bukankah akan berdampak negatif dan manusia jadi saling menyiksa..

    Salam. Gbu

  5. Ferry says:

    @ Lyntrias

    Tuhan bukan menyiksa manusia, yang hendak saya sampaikan disini Tuhan bukan hanya “kasih” Tuhan juga memiliki siksa yang pedih sebagai rambu buat manusia dalam setiap geraknya. Memang buat kita lebih enak mendengar Tuhan itu “kasih”, lemah lembut, penyayang, dst., dsb., yang intinya enak didengar jadi kita juga lebih nyaman berTuhan versi kehendak kita.

    Tuhan adalah dzat yang sempurna, beberapa sifat yang mudah dicerna manusia tentunya salah satunya adalah “kasih” tetapi apakah Tuhan itu sekedar “kasih” ? apakah cukup manusia diberi “kasih” saja lantas dunia jadi aman, tentram & damai ? bagaimana dengan fakta bahwa manusia juga diberi “nafsu” baik nafsu syahwat, nafsu emosi, nafsu ego, dan banyak lagi nafsu – nafsu lain untuk disebutkan ? cukupkah “kasih” mengendalikan dan mengarahkan nafsu – nafsu tersebut ?

    Lalu buat apa manusia diciptakan ? apakah hanya karena “kasih” saja manusia diciptakan ? apakah tujuan penciptaan tersebut hanya untuk menyebarkan “kasih” kepada manusia lain ? lalu apa hubunganya Tuhan dengan manusia ? apakah hanya sekedar “kasih” saja hubungannya ?

    Salam.

  6. puak says:

    Lagi ada masalah sama Tuhan, om Ferry?

  7. mbelgedez says:

    Mendingan jalan-jalan dulu kliling-kliling muter-muter boss………
    Siapa tau di jalan ntar ketemu sama Tuhan………

  8. telmark says:

    puisi dgn gambar kenyataan. manusia yg terlupa pada Allah, sebagai Tuhan yg asli. great. 🙂

  9. Ferry ZK says:

    @ telmark,

    Thank’s, sekedar kegalauan hati dan mengingati diri sendiri aja koq.

    Salam

  10. Pak Sanji says:

    Assalamu’alaikum…
    Bener pak Ferry, Allah itu Maha Pengasih. AmpunanNya lebih besar dari pada siksaNya. Lihat aja di Alquran, setiap kali Dia mengancam dengan siksa, namun Dia juga menjanjikan nikmat yang luar biasa. Kenapa kita diancam dengan siksa? Supaya kita menjauhi laranganNya, dengan begitu kita akan mendapat nikmat. Logikanya seperti orang tua kita yang melarang kita bermain air. kenapa kita tidak boleh main air? karena nanti kita yang masih kecil menjadi sakit, maka orang tua kita lantas melarangnya, jika tetep bandel, nanti akan dihukum (disabet, digebugi, di jewer, dll). Tapi kalo kita gak main air, kita bisa dibelikan es krim, diajak jalan2, dll.
    Allah tidak ingin kita tersesat, Allah ingin kita berada di jalan yang benar, maka sebelum kita tersesat, Allah sudah mengingatkannya dengan ancaman siksa, supaya kita tidak tersesat. Kenapa pilihan kita dikatakan sesat? Karena apa yang kita pilih tersebut tidak mendatangkan manfaat, namun mudharat. Kenapa minum alkohol dikatakan haram dan diancam dengan dosa dan siksa? karena setiap minuman keras tidak mendatangkan manfaat (sedikit manfaat), tapi banyak merugikan (kriminalitas, dll), makanya miras dilarang.
    Eh, kok dadi ceramah neng kene? Sorry lho pak Ferry, btw njenengan tinggal dimana?

  11. Ferry ZK says:

    Gpp Pak, aku neng bekasi Pak.

    Waalaikum Salam…

  12. Citra dewi says:

    Hallo Bro Ferry,
    tulisan saya ini keluar dari contex yg diatas, ngga pa pa khan?
    Saya tertarik buanget sejak masa remaja ingin mengunjungi kota minangkabau. selain alamnya yg indah saya tertarik dgn kain2nya yg berwarna warni. Wah mudah2an kalau adah rejeki dan panjang umur saya bisa mampir ke minangkabau.
    Mau nanya ajha: dimana dijakarta bisa beli kain dari padang dan alat2 rumah tangga?

    Mengenai puisinya? rasanya saya telmi yah, kok ngga gitu di cernain di otakku. Kalimat yg bertama yg membuat sy bingung, jika disambung dgn yg kedua dan seterusnya.

  13. Ferry ZK says:

    Hallo juga Sis Citra dewi (* eh… bro pa sis seh ? *) gpp kok wong itu sekedar iseng, saya juga tertarik semenjak tahu saya orang asli minang hi.. hi.. maklum lahir-besar-hidup & mencari penghidupan ya di Jakarta ini, sama – sama deh kalau ada rejeki kita ketemu disana.

    Nhaa itu pertanyaan juga sama dengan yang sering saya tanyakan kekeke…

    Puisinya gak usah di cerna, itu juga spontan koq, cuma intinya orang memilih Tuhan karena takut atau karena enak dan meng-enakan atau karena sebatas Tuhan yang diinginkan…

    Salam Kenal.

  14. dwihandyn says:

    Aku ini manusia….😀
    *percikan terkecil dari Tuhan*

  15. Ferry ZK says:

    Aku juga manusiaaaaaaaaa….

    * kita bisa hidup karena ada Ruh yang diberikan Tuhan kepada kita *

  16. FraterTelo says:

    Apakah Tuhan itu?
    Apakah dia seperti yang kautulis itu? ah tidak,
    dia tidak seprti itu.
    lantas seperti apakah dia?

    aku jawab, tidak tahu.
    sebab kalau aku tahu tentang Tuhan,
    aku takut mau jadi seperti dia.

  17. Ferry ZK says:

    @ FraterTelo,

    wakakakakakaka…

    apakah kita bisa jadi seperti DIA ?
    alangkah sombong dan takaburnya manusia kalau begitu…

    dab esensi dari postingan ku belum mengena, coba baca lagi…

  18. FraterTelo says:

    maksud lo?
    dab, awakmu menulis tentang Tuhan (salah maneh wis!), Aku ini Tuhan……….. bla bla bla……,
    refleksimu tentang tuhan itu mau menggambarkan siapakah tuhan itu dalam kepalamu kan?
    Tuhan itu yang mengatur mati hidup mans,

    “sebab mati hidupmu aku yang tentukan
    ingat, belati di dadamu telah hampir kuhujamkan
    masihkah mencari yang tak terbayangkan”.

    Tuhan itu yang lembut dan kasih sayang,

    “sebab Aku lembut lagi penuh kasih memabukan
    darah dan dagingku adalah roti dan anggur kenikmatan
    telah kuselamatkan engkau dari dosa dan penderitaan”

    Nah pertanyaanku, apakah TUhan itu seperti itu? Apakah TUhan itu seprti yang ada dalam kepala kita? Kalau tuhan itu seperti yang ada di kepala kita berarti dia sangat terbatas dong. dia tidak mahakuasa lagi karena kita bisa menjelaskan tentang dia.

    atau apakah Aku itu adalah dirimu sendiri. sehingga dirimu sendiri itulah tuhan.

    piye tho? aku malah bingung ki!

  19. Ferry ZK says:

    @ FraterTelo,

    Justru itu dab…

    esensi dari postingan diatas adalah jangan berTuhan karena rasa takut dan ancaman dari sesama makhluk, atawa jangan berTuhan karena iming – iming kemudahan dan khayalan tentang cinta kasih yang memabukan.

    Tuhan bukan hanya kasih,karena kasih adalah salah satu ciptaan Tuhan, Tuhan maha luas bagaimana mungkin manusia bermimpi menjadi Tuhan ?

    bicara tentang menjadi Tuhan, apakah menurutmu dab, hakim juga berlagak sebagai Tuhan coz mereka menentukan vonis mati atau hidup seorang pesakitan ? apakah karena vonis mati jatuh si hakim telah berlagak jadi Tuhan ? juga karena berani menghakimi ?

    aku rasa kowe ngerti maksudku kan dab ?

  20. FraterTelo says:

    ya, ya! aku pura-pura ngerti apa maksudmu dab. tp soal hakim, aku rasa tak ada hubungannya dengan Tuhan. Mereka hanya menjalankan tugas kok pak. Coba saja kalau hukuman mati dihapus ya mereka tak akan membuat vonis hukuman mati karena tidak ada dalam kamus besar mereka. mereka hanya menjalankan tugas. dan ketika mereka memberi vonis huk mati, aku kira tidak terlintas dlm benak mereka bhw mereka adalah tuhan. he he he, mungkin mereka juga “merasa berdosa” ketika memvonis huk mati. atau awakmu punya kenalan hakim dab?

  21. Ferry ZK says:

    sama dab orang – orang yang sering dituduh “menjadi Tuhan” karena iman mereka juga tidak pernah berfikir untuk menjadi Tuhan, mereka hanya menyampaikan sesuai iman yang mereka percayai dab, serta berusaha dengan kuat menjaga agama mereka dari usaha – usaha penggusuran iman seperti yang telah orang liberal jalankan.

    Salam Damai.

  22. FraterTelo says:

    siapakah orang liberal yang kamu maksud itu, dab?

  23. Ferry ZK says:

    wah bukan siapanya dab, tapi kata – kata dan tudingan “menjadi Tuhan” karena mempertahankan iman sudah biasa dilontarkan orang – orang liberal dab, kebetulan saya dah sering diskusi dengan mereka😀

  24. wong2ateis says:

    Aku juga Tuhan..
    hehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s