Semoga Tetap menyejukan…

Ada yang mengharubiru sabtu malam kemarin, meski lautan merah penuh sesak meluap baik di dalam maupun di luar gelora Bung Karno, tetapi tidak bisa dipungkiri haru biru lah yang ada didalam dada merah setiap pengguna kostum kesebelasan kebanggaan. Saya sendiri secara pribadi sudah lama melupakan tim nasional, tepatnya setelah (* bahkan *) di event se-asia tenggara saja tidak bisa menggapai hasil maksimal. Meski sepakbola adalah olah raga favorit saya, sudah tidak pernah lagi saya mengikuti kiprah tim nasional. Saya lebih suka tenggelam bersama liga Inggris dengan Chelsea-nya dan liga Spanyol dengan Barcelona-nya, itulah mengapa berita kemenangan timnas atas Bahrain cukup mengejutkan saya (* soalnya ga liat langsung sehhh *).

Tapi satu hal yang mengagumkan, ternyata semangat juang sudah jauh berbeda. Begitu juga dengan rasa percaya diri yang terlihat begitu kuat, sungguh berbeda dengan bayangan saya selama ini. Meski hasil akhir tidak berpihak kepada timnas kita, buat saya pribadi penampilan timnas-lah yang utama. Meski kalah dan para pemain menundukan kepala menuju ruang ganti, tetapi kualitas permainan mereka kemarin sungguh memuaskan.

Tetapi selain penampilan timnas yang sudah membaik, ada hal lain yang juga mengejutkan saya, yaitu dukungan suporter yang luar biasa serta perilaku mereka yang juga luar biasa. Tidak ada berita perilaku anarki setelah kekalahan timnas atas Arab Saudi baik di dalam maupun diluar pertandingan, para suporter kita pulang dengan damai meski timnas kebanggannya menelan kekalahan, sungguh suatu pemandangan yang menyejukkan.

Menyejukkan karena selama ini hampir disetiap event sepakbola nasional selalu muncul berita anarki suporter jika tim mereka menelan kekalahan, dan tidak bisa dipungkiri bahwa pendukung timnas kita juga bisa dipastikan memiliki unsur suporter klub yang selama ini menjadi bagian dari peristiwa anarki tersebut. Jadi sabtu malam kemarin adalah pemandangan indah yang mungkin jarang kita lihat, bagaimana suporter timnas kita tetap menyemangati para pemain meski peluit panjang tanda akhir pertandingan sudah ditiupkan dan timnas kita sudah dipastikan kalah.

Hampir bisa dipastikan peluang timnas kita menipis untuk bisa melanjutkan ke babak selanjutnya, sebab didepan sudah ada korea selatan menunggu, sebuah tim yang selalu membuat timnas kita selama ini grogi dan hilang rasa percaya diri. Tetapi selalu ada harapan dan kemungkinan, walau harus kembali menelan kekalahan semoga penampilan timnas kita makin membaik, makin percaya diri dan makin bersemangat, dan yang terpenting semoga suporter kita juga makin dewasa dalam menyikapi kekalahan.

Maju terusss INDONESIA…

  (* walah Rossi Jatohhhhhhh *)

About Ferry ZK

Aku adalah gumpalan daging gempal yang membungkus tengkorak yang pada bagian luarnya diberi bentuk sehingga bisa digolongkan sebagai manusia.
This entry was posted in Gado - Gado. Bookmark the permalink.

2 Responses to Semoga Tetap menyejukan…

  1. Kang Kombor says:

    Bro…

    Semua masih berpeluang di grup D. Karena itu, mari kita bantu dengan doa supaya 18 Juli nanti Timnas bisa mengalahkan Korea Selatan.

  2. Ferry says:

    iya Kang, cuma takut kaya biasanya aja Kang hehehe, pasti saya bantu dengan do’a Kang.

    Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s