Pancaroba

Dewi Padi,
Enggankah engkau menjajahku lagi
Benih yang mengering telah lama mati suri
Sejak terakhir kita bersama menelusuri pinggir kali

Dewi Padi,
Aku memang telah berbuah dan bersemi
Seperti juga engkau menjadi penyubur di seberang negri
Adakah engkau teringat lagi

Dewi Padi,
Kini tanahku mengering kembali
Mungkin karna uzur atau kurang disirami
Sementara semangat telah terbang meninggi
. . .
Aku bukan menanti
Hanya hampa mengiris sepi

(* Tanggerang musim hujan penghujung Januari… *)

About Ferry ZK

Aku adalah gumpalan daging gempal yang membungkus tengkorak yang pada bagian luarnya diberi bentuk sehingga bisa digolongkan sebagai manusia.
This entry was posted in feelin' Blue. Bookmark the permalink.

4 Responses to Pancaroba

  1. Someone says:

    Salam kenal buat penulisnya.
    Kok blognya dah lama ngk diisi lagi ?
    Isi lagi doung. Biar bisa dibaca-baca lagi

  2. Ferry ZK says:

    @ someone,

    niatnya gitu habis lom sempet hihihi…

  3. Someone says:

    Sepertinya Dewi Padi itu orang yang spesial ya ?????????
    Kasih tak sampai ???????????????????

  4. someone else says:

    Cinta lama yang gak pernah mati sampai kapanpun? Sepertinya cinta yang ada sekarang hanya pelarian dan sekedar pengisi waktu, menanti kembalinya si dewi padi, ya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s