Bacaan Al-Fatihah Makmum Saat Shalat Berjamaah

Saya langsung saja ke pertanyaan Pak Ustadz.

Saat shalat berjamaah pada 2 rakaat pertama, kapankah makmum membaca Al-Fatihah? Apakah setelah imam membaca Al-Fatihah (Saat imam membaca ayat al-guran) atau mengikuti bacaan imam saat imam membaca Al-Fatihah?

hamba Allah

Jawaban

Assalamu ‘alaikum wrahmatullahi wabarakatuh,

Apa yang anda tanyakan sesungguhnya tetap masih menjadi polemik di kalangan ahli ijtihad yang tertinggi, yaitu di kalangan empat mazhab. Secara rinci berikut ini kami sampaikan bagaimana perbedaan pendapat di tengah mereka, apa yang menyebabkannya tanpa kami mengharuskan anda memilih sesuai dengan selera kami.

Sebab pendapat mereka masing-masing ada benarnya dan sulit untuk disalahkan, sehingga kalau ada teman kita yang kebetulan punya pendapat yang tidak sama dengan pendapat kita, setidaknya kita bisa lebih arif dan bijaksana dalam bersikap, toh mereka juga punya dalil.

a. Mazhab Asy-Syafi’i

Mazhab As-syafi`iyah mewajibkan makmum dalam shalat jamaah untuk membaca surat Al-Fatihah sendiri meski dalam shalat jahriyah (yang dikeraskan bacaan imamnya). Tidak cukup hanya mendengarkan bacaan imam saja.

Karena itu mereka menyebutkan bahwa ketika imam membaca surat Al-Fatihah, makmum harus mendengarkannya, namun begitu selesai mengucapkan, masing-masing makmum membaca sendiri-sendiri surat Al-Fatihah secara sirr (tidak terdengar).

Namun dalam pandangan mazhab ini, kewajiban membaca surat Al-Fatihah gugur dalam kasus seorang makmum yang tertinggal dan mendapati imam sedang ruku`. Maka saat itu yang bersangkutan ikut ruku` bersama imam dan sudah terhitung mendapat satu rakaat. Rujuk kitab Al-Majmu, karya Al-Imam An-Nawawi rahimahullah jilid 3 halaman 344 s/d 350.

b. Mazhab Al-Malikiyah dan Al-Hanabilah

Mazhab Al-Malikiyah dan Al-Hanabilah mengatakan bahwa seorang makmum dalam shalat jamaah yang jahriyah (yang bacaan imamnya keras) untuk tidak membaca apapun kecuali mendengarkan bacaan imam. Sebab bacaan imam sudah dianggap menjadi bacaan makmum.

c. Mazhab Al-Hanafiyah

Sedangkan mazhab Al-Hanafiyah yang mengatakan bahwa Al-Fatihah itu bukan rukun shalat, cukup membaca ayat Al-Quran saja pun sudah boleh. Sebab yang dimaksud dengan `rukun` menurut pandangan mazhab ini adalah semua hal yang wajib dikerjakan baik oleh imam maupun makmum, juga wajib dikerjakan dalam shalat wajib maupun shalat sunnah.

Sehingga dalam tolok ukur mereka, membaca surat Al-Fatihah tidak termasuk rukun shalat, sebab seorang makmum yang tertinggal tidak membaca Al-Fatihah tapi syah shalatnya. Bahkan makmum shalat dimakruhkan untuk membaca Al-Fatihah karena makmum harus mendengarkan saja apa yang diucapkan imam.

Selain itu mereka berpendapat bahwa di dalam Al-Quran diperintahkan membaca ayat Quran yang mudah. Sebagaimana ayat berikut ini:

QS. Al-Muzzamil: 20)

Dan sabda Rasulullah SAW:

Dari Abi Hurairah ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Tidak syah shalat itu kecuali dengan membaca al-Quran.”(HR Muslim)

Dalam mazhab ini, minimal yang bisa dianggap sebagai bacaan Al-Quran adalah sekadar 6 huruf dari sepenggal ayat. Seperti mengucapkan tsumma nazhar, di mana di dalam lafaz ayat itu ada huruf tsa, mim, mim, nun, dha` dan ra`. Namun ulama mazhab ini yaitu Abu yusuf dan Muhammad mengatakan minimal harus membaca tiga ayat yang pendek, atau satu ayat yang panjangnya kira-kira sama dengan tiga ayat yang pendek.

Silahkan lihat pada kitab Addur Al-Mukhtar jilid 1 halaman 415, kitab Fathul Qadir jilid 1 halaman 193-205322, kitab Al-Badai` jilid 1 halaman 110 dan kitab Tabyinul Haqaiq jilid 1 halaman 104)

Wallahu alam bishshawab, wassalam ‘alaikum warahatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

About these ads

About Ferry ZK

Aku adalah gumpalan daging gempal yang membungkus tengkorak yang pada bagian luarnya diberi bentuk sehingga bisa digolongkan sebagai manusia.
This entry was posted in Fiqih Ahmad Sarwat, LC and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

15 Responses to Bacaan Al-Fatihah Makmum Saat Shalat Berjamaah

  1. ARDHAN says:

    ANA JD BINGUNG SNDRI

  2. Ferry ZK says:

    Gak usah bingung gan :)

  3. M. alfian i.i. says:

    tidak usah bingung gan, ambil mana yg anda anggap cocok di hati. Yang terpenting adalah kita selalu mengerjakan shalat wajib (syukur2 berjama’ah di masjid). Perbedaan itu diciptakan untuk menguji seberapa besar kita menghargainya. :)

  4. ali hasan says:

    jangan bimbang,perbeda’an madzhab udah menjadi bumbu pertikaian dari dulu,jangan saling tuduh menuduh kafir,,karena IMAM BESAR juga manusia yang bisa saja salah tafsir karena keterbatasan akal manusia,,dan allah maha pengampun atas hamba hambanya yang bener bener beribadah dari hati.kita kembalikan semuanya kepada allah swt,,bukankah yang menyelamatkan manusia adalah RAHMAT ALLAH, kalo ane milih diam waktu imam membaca keras,,ini udah ane lakukan dari dulu,,paling yang ane baca cuma bismilahhirohmanirahim.menurut ane,, itulah gunanya imam membaca dengan keras,,agar makmum menyimak,,perihal hadist yang berbunyi ” tidak ada shalat bagi yang tak membaca alfatihah”. Menurut ane hadist ini bukan ditujukan untuk MAKMUM melainkan untuk shalat sendiri.karena kata ”SESEORANG” Pada hadist tersebut menunjuk pada ”PERORANGAN” Jadi bukan MAKMUM.Terkecuali hadist tersebut berbunyi ”tidak ada shalat bagi makmum tanpa membaca al-fatihah”. Pasti akan saya ikuti rujukan imam syafi’i tersebut,,namun sayangnya hadist tersebut berbunyi lain.trims.

  5. Ilmu Fiqih says:

    Lakukan apa yang diyakini masing-masing. Insya Allah semuanya berpahala, karena masing-masing Imam berijtihad dengan seluruh kemampuannya, tidak ada yang salah, yang salah adalah hanya kita saja yang sangat terbatas ilmunya dan gampang menyalahkan pendapat imam-imam terdahulu.

  6. ebhie ear says:

    langsung aja ikutin cara rosul bagaimana sesuai hadist²nya. mazhab rosulullah langsung.

  7. hamba Allah says:

    Sebaiknya ikuti madzhab yang anda pegang, tidak dicampur aduk, dan dipilih mana yang paling mudah. Istiqomah dalam memegang satu madzhab.

  8. dedek aulia says:

    islam itu tidak mempersulit sesuatu, itu yang ane tau.
    pas imam baca Al-Fatihah, ane diam dan mengAmini nya.
    pas imam baca ayat Al-Quran setelah Al-fatihah, ane baca Al-Fatihah.
    itu yang ane tau dari kecil sampe udah umur 30 thn ini.

  9. Rudy says:

    Ketika saya sholat sendiri semua bacaan sholat saya baca, tetapi ketika mamum saya hanya mendengarkan saja, yang saya ucapkan hanya Allohuakbar, Aamiin, Robbanawalakalhamdu, dan Assalamu’alaikum. itu saja.

  10. Rudy says:

    Kalau Imam membaca hanya dua ayat, mana bisa mamun membaca sampai selesai surat Alfatihahnya, kalau memang harus dibaca Alfatihahnya berarti sholatnya tidak sah.
    Ada sahabat Rosul infeksi ke 200 masjid dan ternyata lebih dari 90% tidak mengerti cara menjadi mamum.

  11. dedi ahmad says:

    sekedar berpendapat, saya pribadi sepakat dg faham Mazhab Syafi’i,
    karna membaca surat Al-Fathihah hukum nya wajib dan sudah tertera di dalam rukunya Shalat,
    kalau sudah berbicara Rukun, maka tidak ada pengecualian apakah shalat berjama’ah atau shalat sendiri.

    Terima kasih

  12. Fajar Alamsyah says:

    Ane sama seperti yang diatas

  13. eko herianto says:

    Dimana-mana, membaca surah al-fatihah itu hukumnya wajib, saya setuju sama komen nmor 2 diatas saya… Seharusnya al-fatihah itu memang harus di baca dan di simak saat imam membacanya..

  14. koboy says:

    klo saya sesuai dgn niat sholat menjadi makmum, yaitu mengikuti imam. kalo iman baca al-fatihah saya ikut baca juga (tapi suarax jgn keras2), jika imam baca ayat ke 2 saya ikut juga membacax (kalau hafal, kalau engga ya saya dengeraen aja) dan kalau imam rukuk saya ikut juga rukuk, lalu terusi aja deh sampai salam.

  15. t0rr3x123 says:

    kalo 2 rokaat terakhir gimana tuh?? kan imamnya baca al-fatihah dan al-qurannya dihati trus mamumnya gmana tuh,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s