Buat kami orang minang tentu paham sekali pepatah lama yang mengatakan “untung tak dapat di raih, malang tak dapat ditolak”, dulu buat saya pribadi pepatah ini sering saya anggap pepatah orang lemah, bagaimana tidak ?, dari dua mata kata yang saling mengkait, dua – duanya menyiratkan kelemahan, ketidakberdayaan dan keputus-asaan. Tetapi hari ini saya sadari bahwa makna pepatah itu ternyata luas, dan salah satunya hari ini saya amini.
“Bengkulu gempa” selintas terdengar berita di tv sepulang kerja, dalam hati saya berkata “ahh… sudah biasa…” tanpa terbersit rasa apapun, aktifitaspun berjalan seperti biasa, namun ketika tengah malam sekitar 23.30 telpon rumah berbunyi, baru terasa ada sesuatu yang terjadi, dan benar saja dering telpon rumah tadi membawa khabar duka, Ande telah berpulang bersamaan dengan gempa yang tadi dibengkulu datang, yang meluluh lantakan rumah kediamannya, beserta penghuni – penghuninya.
Namun barangkali masih ada “untung” yang masih bisa diraih, meski terkesan ironi, “untung” masih ada yang selamat, sebab buah hati Ande tersayang masih bisa diselamatkan, meski saat ini masih mengerang di rumah sakit setempat. Dan masih ada “untung” yang lain, sebab gempa yang kembali datang kali ini menimpa tanah leluhur bumi Minang, inilah ironi kedua, sebab dikala saudara sekampung berduka, saya masih dapatkan “untung” berikutnya. Sebab adik tercinta yang menimba ilmu disana, Alhamdulillah selamat adanya, begitujuga kerabat lainnya.
Hari ini puasa pertama, dan hari ini pula puasa pertama yang tak dapat diraih Ande, selamat jalan Ande, semoga ALLAH mudahkan jalanmu, semoga ALLAH hapuskan khilaf – khilaf yang pernah Ande lakukan dan semoga ALLAH berikan yang terbaik yang telah ALLAH janjikan.
Ande ma’afkan ponakanmu ini yang tak sempat bertukar kata, ma’afkan pula khilaf – khilaf ponakanmu ini baik yang disengaja maupun tersengaja, semoga engkau berjalan tenang menghampiriNYA…
Selamat jalan Ande tercinta…




turut berduka bang.
semoga yang dibawa pergi oleh sang Maut mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Indah, Maha Welas Kasih dan Maha Mengerti.
Kita manusia lemah ini, hanya mampu berharap, berdoa, dan berkeinginan, tapi Yang Kuasa lah yang menentukan segalanya.
Sedih rasanya melihat bumi yg indah dan kaya ini diporak porandakan oleh bencana yang silih berganti. Tapi Allah SWT lah pemilik semua nya, DIA bebas berkehendak atas apapun.
Satu pelajaran yang bisa kita petik, jangan tunda-tunda untuk bersilaturahmi dengan kerabat, apalagi yang lebih tua. Emang males sih, apalagi kalo jauh. Padahal masih bisa komunikasi by phone.
Jangan tunda untuk minta maaf, memaafkan selagi masih diberi waktu. Kejadian yang menimpa ande sungguh di luar dugaan kan? Kita pun bisa mengalami hal yang sama.
Jadi jangan males kalo ada arisan keluarga, ya .. (lho?)
@ Daeng rusle
Amiiinn, terima kasih, barangkali ini yang terbaik disisiNYA.
saya turut berduka
dan mendoakan semoga saudara itu diampunkan dosa-dosanya
dan mendapat rahmat dari Yang Maha Kuasa
Turut bebelasungkawa
Semoga arwahnya diterima disisinya.
Amien.
@ seconprice,
Amiiin, thank’s
@ mbah Mbel,
Thank’s bozz, amieen.
Turut berbelasungkawa Pak….
Semoga arwah Ande diterima disisiNya…
Amiiin, Thank’s yaaaa
Sekali lagi turut berduka cita, Mas Ferry.
Dan selamat menjalankan ibadah puasa. Semoga berkah Tuhan YME selalu melimpah untuk Anda sekeluarga.
Salam.
Kandar Ag.
Bro, turut berduka cita. Semoga arwah Ande diterima di sisi Allah. Amin.
Bro, turut berduka cita. Semoga arwah Ande diterima di sisi Allah. Amin.
@ kandar4thegoodnews,
Thank’s kang Kandar, selamat menjalankan ibadah puasa juga.
@ Bro Dewo,
Thank’s bro, amiiiin.
Bro, kami turut prihatin atas peristiwa ini. Mudah-mudahan ini bisa menjadi ujian atas kesabaran kita di bulan Ramadhan. Nampaknya, akhir-akhir ini kita banyak menerima ujian dari Allah. terutama saudara-saudara di bagian Sumatera. Semoga rentetan bencana seperti cukup sampai di sini.
Thank’s bro Sultan, entah ujian entah peringatan tapi mungkin kita mesti lebih banyak merenung lagi kali ya bro…
http://bachtiar.wordpress.com/2007/09/16/kematian-itu/
Hmmmm…. pengen ikut komen juga. Jadi, memang sebagai orang beragama, apalagi muslim, terlebih lagi, bagi orang Padang yg agama Islamnya kuat, harus percaya akan dua konsep teologis yang memang saling berlawanan. Pertama, konsep hidayah/petunjuk Tuhan, dan kedua, konsep azab/siksaan Tuhan. Kalo kita gak percaya akan kedua konsep tsb, maka itu artinya kita menjadi orang yg tidak bertanggungjawab akan Islam sebagai agama yg kita anut.
Nah, yang menjadi problem sekarang nih adalah bagaimana cara mengetahui, atau cara mengidentifikasikan suatu insiden itu merupakan hidayah Tuhan, atau sebaliknya, azab Tuhan.. nau’zubillah min zalik !
Bila dikatakan tsunami, gempa, etc.. itu merupakan azab Tuhan, maka secara sosiologis warga sana akan tersinggung. Sebaliknya, kalo dikatakan itu merupakan hidayah/petunjuk Tuhan dalam bentuk peringatan, maka tidak mudah menentukan hal-hal yg berbau teologis, kecuali kalo ada dalil normatifnya (al-Qur’an). Jadi, mungkin adayg tau gmn cara mengidentifikasikan kedua konsep tsb di atas tentu saja terkait dengan suatu insiden.
Btw, saya ikut berbela sungkawa, moga2 kita bisa mengambil hikmah dari semua itu. amiii ..!
Thank’s bro Kaka, amiiin.
Saya cenderung mengambilnya sebagai hidayah dan teguran, hidayah bahwasanya mungkin ALLAH memiliki rencana lain terhadap si korban yang tidak kita ketahui, teguran bahwasanya kita bisa jadi terlena hingga lupa akan kebesaranNYA.
Salam Kenal.
Turut berbela sungkawa.
semoga mereka yg terkena diberikan kebaikan2 olehNYA, dan diberikan kekuatan utk keluarga yg ditinggalkannya.
*selamat menunaikan Ibadah Puasa untuk sesama Muslim*
Thank’s bro telmark & selamat puasa juga…
Turut berduka, semoga yang dipanggil mendapat tempat teristimewa di sisi-Nya. Dan keluarga semua diberi ketabahan dan kekuatan, serta jalan lurus untuk menapak ke depan, di jalan yang telah digariskan-Nya di kitab2 yang diturunkan-Nya terdahulu… amin.
Thank’s Da Am he Jo Am…. Amiiin.
kaba baiak bahimbauan – kaba buruak bahambuan
turut berduka, semoga amal sholeh diberi pahala dan amal salah (klo ada) diberi maaf…….
[saba pabanyak...... kanti]
Amiinnn… Thank’s kang tutur.
Turut berduka cita…
Sudah sebulan saya tidak beraktivitas di blog. Saya baru baca hari ini.
Semoga amal dan kebaikan ande mas ferry diterima disisi Allah SWT, dan keluarga diberi kekuatan. Amin
Amiiiiin.. tengkyu Bune.
inalillahi waina illaihi rajiun,kami hadiahkan salawat dan salam beserta alfeteha untuk almarhumah.dan juga untuk mama kami tercinta Hj NURHAYATI etek NUR yg berpulang pada tgl 16 sep 2007 di jakarta.semoga anak dan cucu yang ditinggalkan tabah dan diberi kekuatan.kami warga situmbuak di kampuang yg tidak bisa melayat ikut berduka cita sedalam dalamnya ,semoga almarhumah pergi dg tenang dan ditempatkan disisinya..Amin…..
Amiiin…
Teriring juga do’a untuk almarhumah Jj. NURHAYATI, semoga ketabahan dan keselamatan selalu beserta keluarga…
@Ferry ZK
Maaf rada telat Bung Fer
Turut Berduka Cita yg sedalam-dalamnya atas musibah yg dialami sanak saudaramu bung ferry.
By the way kalo menurut bung ferry ini merupakan suatu hidayah dan teguran itu ndak salah, tapi bung fer saya bukan bermaksud takabur bahwa sebelum kejadian ini saya sdh memprediksi semenjak gempa aceh, jogja bahwa sumatera barat menunggu giliran (lumayan besar). Tapi ini hanya masukan agar kita waspada aja kok.
Begini ceritanya saya ber-suudzon (bprasangka jelek) bahwa kejadian semenjak gempa aceh ada pemicunya sehingga yg lainpun ikut “dipicu” atau “terpicu” (efek domino) dengan suatu “senjata pemusnah masal PEMICU GEMPA BUMI DAN DAN PENCIPTA BADAI.”
Dasar pemikiran ini saya kaitkan dgn apa yg pernah saya baca ±10thn yg lalu, ketika uneg-uneg itu ingin saya ceritakan kpd seorng temen saya lupa nama senjatanya tapi terus saya kobarkan isu tsb sampai suatu hari ada tabloid baru yg mengulas kecurigaan gempa di jogja dari situlah saya menemukan nama senjata tersebut yaitu “SCALAR WEAPONS” (Silahkan gogling).
Dan keesokan harinya sayapun googling dan ternyata ada site2 atau blog yg membahas masalah tsb termasuk tabloid yg saya baca itu.
Senjata pemusnah massal pencipta gempa dan badai yg diciptakan negara2 adidaya yg patut kita waspadai dan pelajari bila suatu saat kita melihat tanda2 tsb, itu 10 thn yg lalu saya baca, kalo sekarang pasti lebih canggih. Waktu Jogja sempat saya posting di sebuah blog
Nah ini pertanyaan usil yg sering saya pertanyakan baik dgn teman2 atau dlm benak saya sendiri NEGARA MANA YG PERTAMA KALI DIUJICOBAI ketika senjata itu telah sempurna…????
Mari kita renungkan bersama bahwa kejadian/musibah selain merupakan suatu “hukum alam” tapi semua kerusakan itu juga dibuat karena ulah manusia sendiri.
Mungkin tuduhan saya ini salah tapi saya tidak salah membaca kalau senjata tersebu TELAH DICIPTAKAN dan SIAP DIGUNAKAN….waspadalah….waspadalah
Maaf ya Bung Ferry banyak makan tempat
Salam
@ Leito,
Oohhh gicu yaaaa masa sehhh ??? tp klo pun bener kayaknya bukan rusia deh yang punya… secara yang berkepentingan di daerah – daerah tersebut berikut kegiatan yang dah ada sekarang seh malah lawannya hi.. hi..
asalamualaikum.w.w
Ada yang datang,ada yang hilang.ada awal ada akhir.sekarang saya dibali,dulu ketika berita bom bali merebak,bagaimana dengan gagah amrozi meneriakan nama Tuhan dan mengatas namakan jihat,sa,at itu saya tak peduli,tapi semalam saya dan teman iseng bermain ditugu tempat kejadian…demi Tuhan!ditugu ituberderet nama nama korban..disampinya bergantungan foto foto korban yang dipasang sanak saudara yang ditinggal..disebrangnya tanah kosong tempat bom kedua diledakan,masih ada aroma amis.jika kalian berdiri disini mungkin akan merasakan hal sama,bahwa kehilangan orang yang disayang sangatlah berat!tapi kehidupan akan tetap berjalan..mg almarhum Ande diterima disisi ALLAH SWT,dan yang keluarga yang ditinggal diberi kekuatan dan diberi jalan yang benar…orang yang meniggal selalu menanti kiriman,banyak kirimkan Do,a da wafdi!
@ oris,
Waallaikumsalam,
Thank’s Da wafdi atas do’a nya…
Memang yang namanya teror entah yang atas nama Tuhan atawa atas nama demokrasi atawa atas nama mempertahankan negri zionis sama saja korbanya gak pandang bulu, cuma barangkali karena tadinya di Indon gak ada kejadian, yaaa sekalinya kejadian miris banget, coba deh klo ada kemampuan ke Irak ato Afgan disana lebih bau amis lagi, korbanya lebih banyak lagi… ato ke Palestina deh, yang namanya balita dibunuh dah biasa… (* lom lagi somalia dll. *).
Intinya teror itu biadab dan yang paling biadab adalah teror yang dilegalkan oleh negara barat (* dan bahkan PBB ??? *) yang korbanya 1000 X lebih banyak dari Amrozi cs.
Salam Kenal…